JAKARTA - Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada Barat diserahterimakan dari Laksamana Pertama TNI Hari Bowo kepada Laksamana Pertama TNI Didit Hardiawan di markas Koarmabar Jakarta (16/10/2009).
Laksamana Pertama TNI Didit Hardiawan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) sebelumnya menjabat sebagai ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Sementara Laksamana Pertama TNI Hari Bowo selanjutnya akan bertugas sebagai staf ahli Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).
Dalam amanatnya, Panglima Komando Armada Barat Laksamana Muda TNI Soeparno mengatakan kerawanan perairan barat Indonesia relatif tinggi.
Dalam beberapa waktu terakhir dalam wilayah kerja Koarmabar, kata Soeparno ditengarai sering terjadi pelanggaran kedaulatan yang dapat mengganggu stabilitas nasional.
Pelanggaran tersebut di antaranya imigran gelap, pelanggaran wilayah, penyelundupan senjata, gangguan atau teror terhadap objek vital nasional dan pengumpulan data kelautan secara ilegal dapat terjadi kapan saja.
"Tidak ada kompromi terhadap pelanggar kedaulatan di laut wilayah Barat Indonesia," ujarnya.
(Sukmo Wibowo/Trijaya/fit)