Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gubernur Jatim Resmikan Pembangunan Terminal Kertonegoro

Muhammad Roqib , Jurnalis-Senin, 26 Oktober 2009 |18:43 WIB
Gubernur Jatim Resmikan Pembangunan Terminal Kertonegoro
A
A
A

NGAWI - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, meresmikan pembangunan Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi. Terminal megah yang pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp42 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2007 itu diproyeksikan bakal menjadi etalase pintu masuk bagi Jawa Timur dalam beberapa tahun ke depan.

"Terminal Kertonegoro ini bukan hanya berfungsi sebagai terminal, tetapi akan menjadi etalase Jawa Timur. Sebab, Ngawi berada di daerah perbatasan antara Jawa Tengah-Jawa Timur. Ke depan, daerah di sekitar terminal ini akan menjadi pusat industri dan perdagangan," ujar Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, seusai meresmikan Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi, Senin (26/10/2009).

Ikut dalam kegiatan peresmian ini yakni Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, Bupati Ngawi, Harsono, Bupati Madiun, Muhtarom, Bupati Magetan, Sumantri, Sekda Ponorogo, Luhur Karsanto, dan Wali Kota Madiun, Bambang Irianto.

Menurut Soekarwo, Terminal Kertonegoro ini juga akan menjadi terminal paling besar di wilayah Jawa Timur bagian barat. Luas area terminal tipe A yang berada di Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, di dekat jalur Ngawi-Mantingan ini seluas 5 hektar.

"Nanti, semua bus dari Jawa Tengah dan Jawa Timur akan masuk ke terminal ini. Jadi, terminal ini juga akan menjadi tempat singgah," ujarnya.

Selain itu, kata dia, dibangunnya terminal ini sekaligus untuk menggerakkan perekonomian dan perdagangan di wilayah Jawa Timur bagian barat. Selain terminal, ke depan juga akan dibangun pilar pilar pendukung untuk menggerakkan perekonomian dan perdagangan tersebut.

Bupati Ngawi, Harsono, mengatakan, saat ini Terminal Kertonegoro sudah bisa dioperasionalkan secara penuh. Hanya saja, kata dia, untuk infrastruktur pendukung seperti akses jalan keluar masuk terminal masih akan dikerjakan hingga lima tahun ke depan.

"Infrastruktur terminal ini masih belum sempurna. Nanti, masih akan dibangun sarana dan prasarana pendukung untuk menunjang pengoperasian terminal," ujarnya. 

Harsono mengatakan, di sepanjang jalur jalan raya menuju ke Terminal Kertonegoro ke depan juga akan dibangun pertokoan, pasar, dan pusat perdagangan. Selain itu, juga disediakan lokasi khusus untuk para pedagang kaki lima.

Sementara itu menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Kertonegoro, Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi, Mochamad Subandi, menyatakan, masa uji coba Terminal Kertonegoro sudah dilalukan selama sebulan lalu.

"Saat ini, Terminal Kertonegoro sudah difungsikan penuh," ujarnya. 

Menurut dia, bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang keluar masuk terminal ini mencapai 176. Sedangkan, bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) mencapai 500. Sementara, Mobil Penumpang Umum (MPU) yang keluar masuk terminal mencapai 50. Untuk kapasitas penumpang di terminal ini mencapai 2.000 - 3.000 penumpang.

Dia mengatakan, retribusi masuk ke terminal ini sebesar Rp1.000 untuk bus dan kendaraan MPU sebesar Rp300. Selain itu, kendaraan sepeda motor yang parkir di terminal juga dikenakan retribusi. 

Dia mengatakan, seluruh bus baik AKAP maupun AKDP yang melintas di jalur Mantingan-Ngawi nanti diharuskan masuk ke Terminal Kertonegoro tersebut. Jika tidak masuk ke terminal maka dikenakan sanksi.

"Sanksinya berupa denda sebesar Rp250.000. Itu, diatur dalam Perda," ujar Subandi. 

Sementara itu dari pantauan, meskipun sudah dioperasikan penuh, sebagian penumpang terlihat masih banyak yang memilih naik dan turun di sekitar terminal lama. Bahkan, beberapa bus AKDP terlihat masih menunggu penumpang di kawasan terminal lama yang berada di dekat jalur Ngawi-Maospati (Kabupaten Magetan) tersebut.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement