getting time...

Mengenal Presiden PKS yang Baru

Amirul Hasan - Okezone
Selasa, 27 Oktober 2009 08:42 wib
Luthfi Hasan Ishaaq
Luthfi Hasan Ishaaq

JAKARTA - Nama Luthfi Hasan Ishaaq mungkin tidak setenar Hidayat Nur Wahid atau Tifatul Sembiring, dua tokoh yang pernah memegang tampuk pimpinan Partai Keadilan Sejahtera.

Setelah Tifatul Sembiring diangkat menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika, Luthfi dipilih oleh Majelis Syuro yang dipimpin oleh Hilmy Aminuddin melalui mekanisme sidang.

Sebelum dirinya menerima mandat, sempat muncul isu kalau Luthfi veteran Afghanistan, negara yang dianggap selalu menelorkan teroris dunia. Terang saja isu ini dibantah keras oleh PKS. Yang benar, kata Anis Matta, Luthfi pernah mengenyam pendidikan di Pakistan, negara yang memang bertetangga dengan Afghanistan.

"Nggak bener (veteran perang Afghanistan). Beliau kuliah di Pakistan, master di sana," kata Anis Matta dalam jumpa pers di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, kemarin.

Lalu siapakah sebenarnya pria yang didapuk menggantikan posisi Tifatul di PKS ini?

Luthfi Hasan Ishaaq, lahir di Malang, Jawa Timur 5 Agustus 1961. Master bidang Islamic Studies ini menamatkan pendidikan SLTP dan SLTA di Pondok Pesantren Modern, Gontor Jawa Timur. Berkat pendidikannya di pesantren inilah dia fasih berbicara dengan bahasa Arab dan Inggris.

Meski lulusan Pakistan, ternyata dia mempunyai jam terbang yang cukup tinggi di Eropa. Dia pernah tinggal di Belanda selama beberapa tahun, ketika diberi tugas sebagai supervisor pengembangan PKS di Eropa.

Mungkin karena itu pula dia diberi tugas oleh partainya sebagai Ketua Badan Hubungan Luar Negeri DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di parlemen dia juga diposisikan di Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP).

Pilihan terhadap Luthfi  tidak terlalu mengherankan mengingat latar belakangnya yang panjang sebagai kader inti partai. Luthfi adalah salah satu pendiri Partai Keadilan (PK) pada tahun 1998, bersamaan dengan Era Reformasi setelah jatuhnya rezim Soeharto. Semasa PK dan dipimpin oleh Nurmahmudi Ismail, dia tercatat sebagai Sekjen.

Kemudian dia menjadi bendahara umum DPP ketika presiden partai dijabat oleh Hidayat Nur Wahid.
(lsi)

  • herman » 0 Tanggapan
    kita tdk butuh nama yg tenar tp butuh org yg mau berjuang mengemban amanah . krn sdh banyak nama yg tenar tp hasil kerjanya mana.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wong cilik » 0 Tanggapan
    selamat berjuang pak lutfi, smoga pks smakin bersih dan peduli
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yono » 0 Tanggapan
    sekarang belum terkenal, biarin aja.... ntar juga terkenal dan jadi TOKOH di INDONESIA nggak percaya ..mari kita saksikan BERSAMA - SAMA ...ALLOHU AKBAR
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Hijan » 0 Tanggapan
    Tidak setenar HNW atau TS gak masalah. Dulu awal2 jadi presiden PKS, aku juga gak kenal HNW dan TS, toh mereka berdua orang yg tepat. Aku yakin mekanisme pemilihan Presiden PKS emang ok. Sukses buat pak Luthfi Hasan Ishaaq. Selamat bertugas dg lebih konsisten.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.