JAKARTA - Perdana Menteri Inggris Gordon Brown akan menghubungi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono nanti malam, untuk mendiskusikan pertemuan perubahan iklim PBB di Kopenhagen, Denmark, Desember mendatang.
"Nanti malam pukul 21.45 WIB Presiden akan menerima telepon dari PM Inggris Gordon Brown untuk membicarakan masalah climate change," kata Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (28/10/2009)
Dia menjelaskan kemarin Presiden telah memanggil menteri-menteri terkait dan memberikan instruksi khusus untuk menyusun strategi menghadapi konferensi perubahan iklim di Kopenhagen 7 hingga 15 Desember mendatang.
Dino menandaskan tidak mudah dicapai suatu kesepakatan dalam konferensi itu. Hal ini pernah terjadi saat pertemuan di Bali, dua tahun lalu.
"Memang ada keprihatinan bahwa di Kopenhagen nanti akan ada kemungkinan tidak tercapai hasil yang maksimal. Sebagaimana diketahui, sewaktu konferensi di Bali dengan susah payah hanya terjadi Bali Roadmap. Itu pun proses yang sangat sulit dan tercapai setelah ada intervensi dari Presiden dan Sekjen PBB," terangnya.
Dia menambahkan kali ini akan sulit sekali untuk mencapai suatu konvensi global baru di Kopenhagen dan Presiden ingin Indonesia menjadi bagian dari solusi.
"Indonesia ingin tetap agar ada dorongan yang keras untuk tercapainya suatu hasil konkret di Kopenhagen nanti. Karena itulah Presiden mulai menugaskan menteri-menteri terkait untuk segera merumuskan posisi ini dan strategi dalam enam minggu ke depan yang dapat dilakukan Indonesia," jelasnya.
(Iman Rosidi/Trijaya/ton)