SIDOARJO - Untuk kesekian kalinya, polisi menembak mati pelaku pencurian sepeda motor (curanmor). Kali ini, menimpa M Sholeh (28), warga Dusun Sambisari Timur, RT 02/06, Sambisirah, Wonorejo, Pasuruan.
Pria yang merupakan buron Polres Sidoarjo ini, tewas ditembus peluru polisi pada Minggu 1November malam. Polisi terpaksa memuntahkan timah panas, karena tersangka melawan saat akan ditangkap polisi. Bahkan, ketika terdesak dia berusaha kabur menggunakan motor curian.
Pelaku malam itu, barus saja mencuri motor di supermarket Alfamidi Perum Pondok Jati, Sidoarjo. Saat menjalankan aksinya, kepergok istri pemilik motor Honda bernopol W 6412 RJ yang juga warga Perum Pondok Jati. Namun, tersangka nekat membawa kabur moto itu.
Karena istri korban berteriak, mengundang perhatian warga setempat dan ikut mengejar pelaku. Bripka Budi Santoso dan Briptu Erwin safitri yang kebetulan mengawasi supermarket langsung mengejar Sholeh.
Apes menimpa tersangka. Dia terjungkal karena melewati polisi tidur. Namun, Sholeh yang juga menjadi buronan Polsek Blimbing Malang ini nekat kabur dan meninggalkan motor curiannya.Polisi meminta tersangka menyerah dengan tembakan peringatan namun tak digubris. Seorang polisi terpaksa menendang Sholeh sampai jatuh tersungkur.
Tersangka bangun dan menyerang polisi dengan sebilah golok yang dibawanya. Polisi langsung memuntahkan timas panas dari pistol yang dibawanya. Tersangka tersungkur mandi darah.
"Dua anggota kami menembakkan dua butir peluru ke dada tersangka. Itu terpaksa dilakukan karena tersangka melawan," ujar Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Agung Pribadi kepada wartawan, Senin (2/11/2009).
Polisi berhasil mengamankan sebilah golok dan dua kunci T. barang itu ditemukan dalam saku celana tersangka sesaat usai tersangka tewas ditembak polisi. Sebuah KTP atas nama tersangka juga disita dan sebuah STNK motor Yamaha Mio N 2096 TR. (Abdul Rouf/Koran SI/teb)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan