JAKARTA - Departemen Pendidikan Nasional sepertinya harus bekerja ekstra keras untuk mewujudkan pengurangan pengangguran di Indonesia.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan agar lembaga pendidikan terus meng-update program pendidikan yang ada saat ini seusai dengan kebutuhan pasar.
"Dalam 100 hari ini kita rumuskan policynyakebijakan dan rencana. Sehingga lembaga pendidikan sendiri melatih, mendidik, agar dapat menghasilkan tenaga kerja yang ?siap pakai'," kata SBY dalam jumpa pers di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (5/11/2009).
SBY melihat, banyak kejadian di berbagai provinsi di mana universitas, sekolah menengah kejuruan, dan balai-balai lembaga pendidikan tidak ada yang klop dengan yang diperlukan pasar tenaga kerja apakah itu pertanian, industri, maupun tenaga kerja.
"Di dalam pelaksanaannya, lembaga pendidikan ini dapat berkonsultasi dan berkoordinasi dengan pasar tenaga kerja yang ada di provinsi masing-masing. Sehingga akan lebih banyak lagi tenaga kerja yang mampu diserap pasar tenaga kerja," tegasnya.
(Iman Rosidi/Trijaya/kem)