getting time...

72 Siswa di Kediri Keracunan Susu dari Dinkes

Kamis, 5 November 2009 15:56 wib

KEDIRI -  Sedikitnya 72 pelajar Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD) Miftakhul Ulum di Dusun Bukur, Kandangan, Kabupaten Kediri mengalami keracunan massal, Kamis (5/11/2009).

Para siswa dari kelas I hingga kelas V ini mendadak mengeluh pusing, mual, dan beberapa di antaranya muntah setelah mengonsumsi susu sari kedelai program perbaikan gizi Dinas Kesehatan Pemkab Kediri.

Pihak sekolah terpaksa melarikan seluruh anak didiknya yang terindikasi keracunan ke puskesmas setempat. "Kita tidak ingin menanggung risiko. Dari 150 siswa yang ada, 72 di antaranya kita putuskan bawa ke puskesmas Kandangan," ujar Kepala Sekolah MI Miftakhul Ulum¸ Bahrul Ulum, kepada wartawan.

Sampai di puskesmas, para siswa langsung diberi oralit, termasuk infus guna memulihkan stamina mereka. Beberapa di antara siswa sudah diperbolehkan pulang. Hingga sore ini siswa yang masih dirawat tinggal enam orang.

Informasi yang dihimpun, pemberian susu kedelai ini berlangsung saat jam pelajaran sekolah. Program perbaikan gizi yang dicanangkan Dinas Kesehatan Pemkab Kediri ini dilakukan rutin empat kali dalam sepekan. Selain susu sari kedelai, para siswa biasanya memperoleh bubur dan bakso gratis.

"Kita tidak tahu apakah penyebabnya susu atau makanan lain. Yang jelas para siswa mengeluh pusing dan mual setelah mengonsumsi sari kedelai," terang Bahrul Ulum.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kandangan AKP Basuki mengaku telah meminta keterangan dua orang yang diduga sebagai pembuat minuman susu sari kedelai, termasuk mengambil sampel minuman yang diduga telah meracuni siswa.

"Kita ingin memastikan apakah keracunan itu bersumber dari sari kedelai atau bukan. Karenanya kita perlu tahu bahan-bahan dan proses pembuatan sari kedelai. Termasuk kita akan lakukan uji laboratorium," tegasnya.
(Solichan Arif/Koran SI/teb)