PAPUA - Tim SAR hari ini belum berhasil mengevakuasi tiga jenazah awak pesawat Cassa Skytruk M 28 T yang jatuh di Pegunungan Kambu, Puncak Jaya, Papua.Faktor cuaca yang menjadi penyebab lamanya evakuasi.
"Helikopter Camof yang disiagakan di Dabra, tidak berhasil menembus cuaca buruk," kata Kepala Tim SAR Jayapura Suyatmo, saat menggelar jumpa pers di Bandara Sentani, Kamis (4/11/2009).
Heli Camof melakukan tiga kali start engine, namun tidak bisa menembus karena gunung tersebut sudah ditutup awal yang tebal. Dia berharap besok cuaca di sekitar lokasi bagus, dan Heli Camof bisa diterbangkan pukul 05.30 WIB di titik jatuhnya pesawat.
Saat ini Tim SAR yang berjumlah delapan orang masih bertahan di Gunung Kambu dengan ketinggian 10 ribu kaki atau 3 ribu meter di atas permukaan laut.
Sampai saat ini belum ada pergantian tim SAR dikarenakan helikopter tidak bisa menembus lokasi. Diharapkan besok bisa masuk ke lokasi, karena stok bahan makanan ke delapan tim SAR sudah menipis.
Sementara itu saat dikonfirmasi terkait adanya isu tiga penumpang sipil di dalam pesawat nahas itu, Kepala Patroli Udara Mabes Polri Kombes pol Mayor Situmorang mengatakan dia pun baru tahu tentang informasi tersebut.
"Setahu saya hanya empat kru di pesawat itu. Dan saat ini saya konsentrasi untuk empat kru pesawat ini bagaimana jenazah bisa dibawa ke Jakarta," katanya.
Pagi tadi Tim SAR baru berhasil mengevakuasi satu jenazah, ke Jayapura dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara, namun hingga saat ini belum ada hasil autopsi yang dikeluarkan.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Agus Rianto, juga mengaku pihaknya belum mendapatkan hasil dari RS Bhayangkara, meski autopsi telah selesai dilakukan.
(fit)