o1 o2

Nusantara


Penetapan Tersangka Mbah Aan Disambut Demo

Kamis, 5 November 2009 - 19:21 wib
text TEXT SIZE :  
Share
(Foto: Tritus Julan/Koran SI)

MOJOKERTO - Penetapan status tersangka terhadap Mbah Aan, pendiri sekaligus pemimpin aliran Ilmu Kalam Santriloka, disambut aksi demo puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Penyelamat Aqidah (GEMPA).

Massa yang terdiri dari Dewan Mahasiswa (Dema) STIT Raden Wijaya, BEM Universitas Mayjen Sungkono (Unimas), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto itu mendesak polisi agar menuntaskan kasus yang dianggap menyakiti hati umat Islam itu.

Kamis (05/11/2009) sore sekira pukul 17.00 WIB, sekira 30 mahasiswa mendatangi Mapolresta Mojokerto untuk memberikan dukungan kepada polisi agar memproses pelanggaran hukum yang dilakukan Mbah Aan.

Mereka menilai, ajaran Santriloka telah menyakiti umat Islam dan memancing konflik SARA. "Sudah jelas jika aliran ini sesat. Terbukti dari ajaran yang dipertontonkan dalam VCD yang telah beredar ke masyarakat umum," ungkap Ulil Absar, koordinator aksi.

Mereka juga mendesak kepada Mbah Aan untuk melakukan tobat secara pribadi dan menyerukan kepada para santrinya agar kembali ke jalan yang benar. "Juga, agar Mbah Aan menyatakan secara tertulis bahwa ajarannya yang diberikan kepada para santrinya itu sesat. Dan harus meminta maaf kepada umat Islam. Pertanggungjawabkan juga statement yang ada di VCD yang sudah beredar luas itu," tuntutnya.


(Tritus Julan/Koran SI/ful)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 06:26 wib

    Orantua Bilqis Yakin Pemerintah Bantu Penuh

  • Rabu, 10 Februari 2010 06:10 wib

    Ibunda Bilqis Pendonor Terpilih

  • Rabu, 10 Februari 2010 03:03 wib

    Polisi Selidiki Ledakan Genset RSU Pirngadi

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:03 wib

    Pelaku Penembak Polisi Tidak Sendirian

  • Selasa, 09 Februari 2010 22:18 wib

    Parah.. Bapak di Berebes Perkosa Tiga Anaknya

  • o3 o4