getting time...

2 Menit Ditinggal, Uang Rp35 Juta Amblas

Jum'at, 6 November 2009 19:09 wib
Ilustrasi (Foto: Ist)
Ilustrasi (Foto: Ist)

NGANJUK - Sutrisno (56), seorang pengusaha tebu asal Dusun Sumber Sari, Desa Dadapan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menjadi korban perampokan Jumat (6/11) siang. Uang tunai sebanyak Rp35 juta amblas.

Uang korban raib saat Sutrisno berniat mengambil KTP yang tertinggal di Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) PG Lestari di kawasan Patianrowo, Nganjuk. Saat itu dua orang yang mengendarai motor Honda GL Max tiba-tiba menghampiri mobilnya.  

Desy Wulansari (16), puteri korban, saat kejadian berada di dalam Mobil Toyota Kijang L 1118 RM. Dua pelaku langsung membuka paksa pintu mobil dan merebut tas berisi gepokan uang itu. 

Desi, sempat mempertahankan tas hitam berisi uang tunai senilai Rp35 juta itu, namun pelaku tetap merampasnya. Karena takut dan kalah tenaga, Desi hanya bisa berteriak minta tolong sambil menyaksikan kedua pelaku kabur membawa uang ayahnya.

"Berdasarkan laporan saksi korban, beberapa warga dan karyawan KPTR sempat melihat. Mungkin karena takut mereka tidak berani mendekat. Apalagi pelaku terlihat berbadan besar," ujar  Kapolsek Patian Rowo AKP Jamal kepada wartawan.

Kepada petugas, saksi juga mengaku merasa dibuntuti pelaku saat menuju  kantor Bank BCA Kertosono, tempat korban mengambil uang. Kedua pelaku yang masing-masing mengenakan kaos hitam dan krem itu, menurut Jamal, terus mengawasi korban menuju Bank.

"Begitu juga saat kembali lagi ke mobil karena korban teringat KTP-nya yang tertinggal di KPTR dan harus mengambilnya. Hanya saja perasaan itu disingkirkannya jauh-jauh," terang Jamal.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan termasuk meminta keterangan sejumlah saksi yang kebetulan berada di lokasi kejadian.
(Solichan Arif/Koran SI/ded)