getting time...

Dikeroyok Massa, 5 Petugas Satpol PP Babak Belur

Jum'at, 6 November 2009 22:02 wib

BOJONEGORO - Nahas dialami lima anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro. Saat hendak merazia penambang pasir ilegal, petugas ini malah dikeroyok orang yang diduga warga Desa Mojorejo, Ngraho, Bojonegoro. Akibatnya lima anggota Satpol PP babak belur.

Aksi pengeroyokan itu pun kini ditangani Polsek Ngraho. Lima korban sudah diperiksa untuk keperluan penyidikan. Kelima anggota satpol tersebut di antaranya Ridwan (44), Aris Purnomo (26), Taufik Efendi (46), Anang Kurnianto (42), dan Joko Prasetyo (23).

Informasi yang diperoleh, Jumat (6/11/2009), awalnya belasan anggota Satpol PP mengendarai tiga unit kendaraan patroli berencana melakukan razia penambang pasir ilegal di Dusun Gilingan, Mojorejo, Kecamatan Ngraho.

Tapi belum sempat mereka mendekati sungai Bengawan Solo, mereka tiba-tiba didatangi sekira 200 orang tidak dikenal. Ratusan warga itu langsung mengepung belasan anggota satpol PP tersebut. Tanpa banyak bicara mereka melempari anggota dengan mengunakan batu dan kayu. Akibatnya, belasan anggota satpol tersebut lari berhamburan meninggalkan lokasi.  

Akibat serangan yang tidak terduga dan posisi yang tak menguntungkan, lima anggota satpol babak belur. Mereka mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh akibat lembaran batu dan kayu. Mereka lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Suprapto membenarkan adanya kejadian pengeroyokan ini. Menurut dia, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap motif penyerangan tersebut. "Kasus tersebut masih dalam penyelidikan kami," katanya.

Penyerangan oleh para penambang pasir liar di Bengawan Solo, sebenarnya bukan kali ini saja. Sebelumnya, pada Sebtember lalu sejumlah petugas Satpol PP juga gagal saat hendak merazia penambang pasir liar di Desa Mojoagung, Kecamatan Soko Tuban. Mereka tiba-tiba dikepung 250 orang dan menolak menghentikan aktivitas tambang. Padahal, saat itu razia gabungan dari Satpol PP Tuban, Bojonegoro, Polri dan TNI.
(Nanang Fahrudin/Koran SI/teb)

  • satpol temanggung » 0 Tanggapan
    Kita sesama Satpol memang selalu dalam resiko dalam bertugas, di daerah temanggung juga sering operasi penambang pasir liar dan memang resiko yang kita tanggung sangat tinggi karena kita tidak tahu persis medan yang di hadapi, dengan jiwa korsa satpol pp kita harus siap dengan segala keadaan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • People » 0 Tanggapan
    benar, pak Amin Rais jangan nantangi rakyat ya. Mereka udah susah dipertontonkan dgn polisi, Kejagung dan KPK + Presiden.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Anton » 0 Tanggapan
    Yaa... Buat Pak Amin Rais: " Ini contoh kecil People Power Pak..."
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.