o1 o2

Fokus


Keterlibatan Sosial Masyarakat lewat Dunia Maya

Minggu, 8 November 2009 - 13:49 wib
text TEXT SIZE :  
Share

SELAMA ini ada anggapan yang menyebutkan, internet dan telepon seluler (ponsel) akan membuat seseorang menjadi terisolasi dari masyarakat. Namun, anggapan itu menjadi mentah.

Berdasarkan hasil sebuah penelitian, justru sebaliknya, internet dan ponsel justru meningkatkan kualitas hubungan sosial. Setidaknya itulah yang terungkap dari hasil penelitian The Pew Internet and American Life Project yang berjudul "Social Isolation and New Technology" di mana disebutkan bahwa seseorang yang bisa mengakses internet dan ponsel justru berasosiasi dengan jaringan sosial yang lebih luas dan beragam.

Hasil penelitian yang dipublikasikan (4/11/2009) dalam situs www.pewinternet.org ini membantah hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan sosiolog AS pada 2006, yang menyatakan bahwa kemajuan teknologi telah mengakibatkan warga Amerika menjadi lebih terisolasi dari komunitas sosial.

Selain itu, teknologi juga dianggap mempersempit dan mengurangi keberagamaan jaringan sosial. Namun, anggapan-anggapan itu kini mulai terbantahkan dengan hasil temuan riset dari The Pew Internet and American Life Project.

Temuan penting dari penelitian ini justru menepis kekhawatiran yang selama ini ada tentang dampak sosial teknologi.

"Ketika kami menguji jaringan pribadi seseorang, penggunaan internet secara umum, dan penggunaan situs jejaring sosial seperti Facebook justru sangat berkaitan dengan lebih banyaknya dan beragamnya jaringan sosial," ungkap penelitian ini.

Penelitian ini dilakukan dengan metode survei kepada 2.512 orang dewasa warga Amerika yang dilakukan lembaga survei Princeton Survey Research International selama bulan Juli-Agustus 2009.

Survei ini menemukan fakta bahwa isolasi sosial akibat teknologi sudah benar-benar berubah. Ditemukan hanya 6 persen dari responden dewasa yang mengaku tidak memiliki teman berdiskusi. Angka tersebut sudah jauh berubah dan menyusut tiga kali lebih rendah dibanding kondisi 1985.

Namun, responden yang memiliki ponsel dan memiliki peranan dalam beragam aktivitas internet justru memiliki jaringan dan teman berdiskusi yang lebih luas dan beragam.

Secara rata-rata, jaringan diskusi meningkat 12 persen di antara responden pengguna ponsel, meningkat 9 persen bagi mereka yang menjadi anggota situs jaringan foto online. Serta 9 persen lebih besar bagi responden yang aktif menggunakan pesan singkat melalui internet, baik Facebook maupun sarana pesan singkat internet lainnya.

Keberagaman jaringan juga meningkat 25 persen lebih luas bagi responden pengguna ponsel. Keberagaman jaringan juga 15 persen lebih luas bagi pengguna internet dasar, bagi responden yang sering menggunakan internet, pengguna pesan singkat, dan yang menjadi anggota situs jaringan berbagi foto secara online.

Riset ini menemukan bahwa pengguna internet pun mengunjungi teman dan jaringannya layaknya mengunjungi tetangga di dunia nyata.

"Pengguna ponsel yang menggunakan sering menggunakan jasa internet dan blogger biasanya mengikuti perkumpulan relawan sosial, seperti organisasi amal anak muda atau lainnya," ungkap penelitian ini.

Penelitian ini bahkan menemukan fakta bahwa keanggotaan dalam situs jejaring sosial seperti Facebook, MySpace, LinkedIn, dan lainnya sangat terkait dengan keterlibatan dalam dunia sosial bertetangga.

Penelitian ini menyatakan hampir semua pengguna internet memiliki efek positif pada hubungan sosial bertetangga, perkumpulan relawan, dan organisasi masa lainnya. Riset ini menyimpulkan, kualitas kehidupan sosial masyarakat justru meningkat dengan berpartisipasi dalam teknologi baru ketimbang takut untuk mencobanya.

Migrasi Digital

Hasil riset yang berjudul "Pricewaterhouse Coopers Global Entertainment & Media Outlook 2009"2013" juga mengungkapkan hasil yang hampir serupa, namun dari sisi industri. Menurut PwC dalam lima tahun ke depan, peran teknologi digital akan semakin meluas di setiap segmen industri entertainment dan media (E&M).

Hal ini ditandai oleh pergeseran ke teknologi digital. Meskipun resesi ekonomi saat ini memukul hampir semua sektor pemasaran E&M, keadaan ini juga memacu dan meningkatkan migrasi digital di antara penyedia dan konsumen konten hiburan dan media.

Dalam hasil riset yang dipublikasikan (1/10/09) tersebut, PwC mengestimasi pasar hiburan dan media di dunia termasuk belanja konsumen dan pengiklan akan mengalami peningkatan 2,7 persen per tahun untuk seluruh masa prakiraan yang mencapai hingga USD1,6 triliun pada 2013.

Sebelumnya PwC memperkirakan ada penurunan 3,9 persen pada 2009 ini dan peningkatan hanya sebesar 0,4 persen pada 2010, dan pertumbuhan yang lebih cepat sebesar 7,1 persen terjadi selanjutnya pada 2013.

Namun, menurut PwC, resesi ekonomi global saat ini tidak mengubah penggerak dasar untuk terjadinya migrasi digital. Kemungkinan besar akan memengaruhi kecepatan dan kekuatannya.(jri)
(Koran SI/Koran SI/mbs)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Senin, 08 Maret 2010 18:01 wib

    Waktu Kerja (3)

    Belajar dari Langkah Raksasa Asia

  • Senin, 08 Maret 2010 14:11 wib

    Waktu Kerja (2)

    Jam Kerja Orang Indonesia Tak Kalah Panjang

  • Senin, 08 Maret 2010 12:32 wib

    Waktu Kerja (1)

    Menelisik Negara Berjam Kerja Tertinggi

  • Senin, 15 Februari 2010 15:46 wib

    CEO Negeri Impian (3)

    Catatan di Balik Pelajaran

  • Senin, 15 Februari 2010 15:31 wib

    CEO Negeri Impian (2)

    Saatnya Perusahaan Berpikir Realistis

  • o3 o4