getting time...

Aksi Dukung KPK, Presiden Harus Bangkit

Insaf Albert Tarigan - Okezone
Minggu, 8 November 2009 10:30 wib

JAKARTA - Aksi pendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta tak disangka dihadiri oleh ratusan orang. Menurut pengamat politik Eep Saifulloh Fatah, hal ini merupakan fenomena penting.

"Ini bagian terpenting dari yang kita jalani. Pertarungan sudah berubah bukan lagi cicak melawan buaya, tetapi setiap orang yang menyembunyikan bau busuk melawan rakyat. Makanya Presiden harus bangkit, terjaga," ujar Eep di Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (8/11/2009).

Menurutnya, jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak segera bangkit atau bangun untuk menyikapi masalah ini maka bisa dianggap menyembunyikan bau busuk alias kecurangan.

"Itu bahaya, kepercayaan kepada Presiden bisa turun. Kalau proses hukum tidak selesai dengan layak dan sigap, perlawanan orang akan terus," tandasnya.

Aksi menolak kriminalisasi KPK ini berlangsung sejak pagi tadi dengan tema Indonesia Sehat Lawan Korupsi. Mereka terdiri dari berbagai elemen, mulai dari masyarakat umum, pemerhati politik, organisasi Cinta Indonesia Cinta KPK (Cicak) dan sebagainya.
(lsi)

  • zainudin » 0 Tanggapan
    Dengan ini saya mengundang Kucing-kucing se-antero negri untuk ikut saya melahap Tikus-tikus di negri ini sampai tuntas!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • adul » 0 Tanggapan
    Mana janjimu SBY presidenku? masih kampanye ingin pro anti korupsi berantas koruptor.Saat KPK di kriminalisasi adem ayem,dan anggota DPR sadarlah ,Anda duduk di DPR sebagai wakil rakyat untuk mengatasi masalah bangsa bukan "TEPUK TANGAN "mendukung koruptor.Kami rakyat tidak bisa di bohongi anda senang bila KPK bubar karena anda bisa korupsi tanpa ada yang menangkap lagi,ya kan?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rina asih » 0 Tanggapan
    ayo bangkit pak sby...setelah ganti kasad. kasal, kasau...SAATNYA GANTI KAPOLRI..! karena BANYAK BOONGNYA !..masyarakat udah bosan !
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.