o1 o2

Polhukam


Temui Anggoro, Bukti Cinta Antasari ke KPK

Minggu, 8 November 2009 - 16:46 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Insaf Albert Tarigan - Okezone

JAKARTA - Pertemuan dengan bos PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo merupakan bukti cinta Antasari Azhar pada KPK. Sebab, Antasari tidak menginginkan KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi ikut terkontaminasi.

"Karena saya cinta KPK, dan supaya tidak ada celah," tegas Antasari saat berkesempatan memberikan keterangan pers di Kantor Wantimpres, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Minggu (8/11/2009).

Antasari bertutur, semua bermula pada bulan Oktober tahun lalu ketika ada informasi bahwa penanganan PT Masaro Radiokom yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Departemen Kehutanan, akan dihentikan. Hal ini dikarenakan bos PT Masaro Anggoro Widjojo telah menyuap pimpinan KPK.

"Sebagai Ketua KPK yang sedang giat-giatnya melakukan pemberantasan korupsi, info saya sikapi dengan serius," ujar Antasari.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Antasari memutuskan menemui Anggoro di Singapura untuk mendengar testimoni pengusaha asal Surabaya itu. Namun usai mendengar testimoni Anggoro, Antasari tetap tidak meyakininya.

Untuk menambah keyakinannya, dia pun mencari saksi lain selain Anggoro, yakni Ari Muladi. Dari Ari, Antasari mendapatkan rincian tentang penyerahan uang suap dari Anggoro ke pimpinan KPK. Hal itu pun belum membuat Antasari yakin 100 persen.

Sementara di KPK, Antasari kemudian diperintahkan untuk melanjutkan kasus SKRT Dephut yang melibat PT Masaro dan Anggoro.

"Kemudian saya dalam kasus Pasal 340 KUHP, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Setelah itu saya tidak tahu perkembangan," terangnya.
(hri)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 06:03 wib

    LPSK Digeledah, Sudiharsa Sangat Terhina

  • Rabu, 10 Februari 2010 05:04 wib

    Drajat: Soetrisno Berjasa bagi PAN

  • Rabu, 10 Februari 2010 04:04 wib

    KPU Dinilai Ceroboh Cabut SEB Panwas

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:30 wib

    Polisi Ditembak, Saksi Kunci Masih Diamankan

  • Rabu, 10 Februari 2010 00:02 wib

    Wartawan Disekap, Polisi Segera Panggil Saksi

  • o3 o4