getting time...

Besok, Komisi III Bertemu Kejaksaan

Lusi Catur Mahgriefie - Okezone
Minggu, 8 November 2009 19:05 wib

JAKARTA - Komisi III DPR menjadwalkan bertemu dengan pihak kejaksaan pada Senin 9 November besok.

"Komisi III akan menegaskan penolakan kriminalisasi terhadap institusi penegak hukum, baik KPK, Polri, maupun kejaksaan sehingga para koruptor bisa menjadi pemenang," ujar anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo kepada okezone, Minggu (8/11/2009).

Menurutnya, semua institusi penegak hukum harus kembali bersatu padu dan jangan mau dipecah belah oleh pihak manapun.

"Semua institusi sama pentingnya serta saling menunjang dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Jangan mau dikotak-kotakkan. Fokus ke permasalahan utama memberantas para koruptor," tandasnya.

Oleh karena itu, lanjut Bambang, Komisi III merasa sangat perlu segera menghadirkan KPK, Polri dan Kejaksaan secara bersamaan untuk menyelesaikan perseteruan yang ada, serta mempersatukan kembali para penegak hukum.
(lsi)

  • Irsan, SE » 0 Tanggapan
    Lanjutkan jalanmu sdh benar !!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Indah » 0 Tanggapan
    Setuju Pak Bambang (yang bukan Kapolri), sebenarnya cicak dan buaya sama-sama dikadali bunglon yang suka loncat ke sana kemari tanpa dosa. Semua masalah kan berasal dari Anggoro dan Anggodo. Sekarang mereka berdua sedang terkekeh melihat permainan yang disutradainya sukses. Cicak diadu domba dengan Buaya. Herannya, sampai sekarang cicak dan buaya belum sadar juga akan hal itu. Nyata-nyata mereka sama-sama dipermainkan koq, dan .... tujuannya jelas melemahkan kedua institusi Polri dan KPK melalui Kejagung (yang juga dijadikan korban) . Semua terpaku masalah ini dan jangan-jangan lupa bahwa bunglon masih sebagai tersangka dan belum tuntas perkaranya. Hati-hati jangan sampai dia menghilang dan bisa melenggang bebas tanpa tuduhan. Mari kita koreksi dengan hati-hati dan sabar semua kesalahan yang telah terjadi. Persatuan Polri, Kejagung dan KPK hendaknya tidak dikorbankan oleh hal yang tercipta dari rasa curiga, tidak adanya penghormatan terhadap masing-masing dan egoisme institusi. Jangan-jangan sampai ini terjadi.... Mari kita bersatu berantas korupsi. Dan DPR harus lebih bijak dalam keberpihakan kepada hukum, aturan main dan rasa aman bagi masyarakat. Keberpihakan personal anggota Dewan adalah sah-sah saja. Tetapi ketika telah berbicara lembaga maka tidak memihak, menyikapi secara adil dan tidak membuat vonis salah terlebih dahulu (karena memang bukan porsinya), lebih banyak mendengar masukan dari semua pihak dengan cermat dan hati-hati adalah langkah yang semestinya selalu dikedepankan oleh Anggota Dewan yang terhormat. Salam.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.