BANDUNG - Abda Dzikri (24), perakit bom korek di Kampung Cipanawar RT01/RW09 Kelurahan Cipageran Cimahi Utara mulai menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan. Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Polri Sartika Asih oleh tim yang terdiri dari empat dokter.
"Kami sudah mulai memeriksa pelaku di RS Sartika Asih, kemarin (Sabtu) sore. Tidak hanya kondisi kejiwaannya saja, tetapi juga fisiknya," kata Kepala Psikiatri RS Hasan Sadikin Bandung, dr Tedy Hidayat kepada okezone, Minggu (8/11/2009).
Menurut Tedy, proses pemeriksaan diperkirakan akan memakan waktu 10 sampai dua pekan. Namun, demi kepentingan penyelidikan polisi, Tedy mengaku akan menyelesaikan proses pemeriksaan tersebut secepatnya.
"Wah kalau hasilnya saya tidak bisa publikasikan sekarang. Perlu waktu sekitar 10 hari sampai dua minggu. Tapi secepatnya akan saya sampaikan ke polisi, dan aparat hukum lainnya," ujar Tedy.
Dalam pemeriksaan pertama yang berlangsung Sabtu 7 November, kondisi kesehatan Abda masih belum pulih. Namun, kata Tedy, Abda bisa menjawab pertanyaan dokter dengan cukup lancar.
"Kita belum bisa menyimpulkan kondisi kejiwaan pasien dengan hanya satu kali pemeriksaan. Rencananya, Senin besok tim akan kembali memeriksa Abda, termasuk keluarga dan orang-orang sekitar. Sebab kita juga perlu keterangan pembanding yang biasa dekat dengan Abda," pungkas Tedy.
(lsi)