getting time...

Tim 8 Bertemu Presiden Pekan Depan

Taufik Hidayat - Okezone
Senin, 9 November 2009 19:57 wib

JAKARTA - Tim independen verifikasi fakta kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah (Tim Delapan) menyampaikan laporan kajian sementara kepada Presiden melalui Menko Polhukam Djoko Suyanto. Tim akan langsung bertemu Presiden pekan depan, sekaligus melaporkan rekomendasi final.

Menurut Djoko, dirinya akan langsung menyerahkan laporan tim independen ini malam ini juga. "Tim 8 akan langsung bertemu pada minggu kedua, sesuai kesepakatan. Dari awal kan disampaikan agar nanti disampaikan ke presiden berikut rekomendasi," kata Djoko di kantornya, Senin (9/11/2009).

Progres dari tim delapan ini, kata dia, disampaikan dalam amplop tertutup. "Itu kan laporan tim delapan kepada Presiden bukan kepada saya, makanya amplopnya tertutup," imbuh Djoko.

Presiden, menurut Djoko, malam ini akan menunggu laporan sementara tersebut untuk kemudian ditindaklanjuti. "Follow up-nya kita tungggu dari Presiden. Ini cuma progress selama seminggu," kata dia.

Djoko menambahkan, tim delapan sejauh ini tindak mengalami kesulitan dalam memeriksa sejumlah tokoh dinilai memiliki kaitan dengan kasus Bibit dan Candra.

"Semuanya yang diminta keterangan sangat akomodatif, tidak ada hambatan apa pun dalam memanggil semuanya," ungkapnya menirukan keterangan Tim Delapan.


(ded)

  • muriadi suriayanto » 0 Tanggapan
    kpk adalah lembaga yang akan membuat indonesia bebas dari virus korupsi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Priyanto » 0 Tanggapan
    Bapak Presiden yang terhormat. Mohon perhatian Bapak sejenak. Kami sangat prihatin dengan kondisi Bapak yang selalu terhambat dalam melaksanakan tugas-tugas untuk menwujudkan program pembangunan yang telah direncanakan dalam beberapa waktu setelah Bapak dilantik. Semua ini adalah ulah dari pembantu-pembantu Bapak yang kurang kapabel melaksanakan tugas. Kapolri, Kejagung, adalah pembantu Bapak Presiden dalam mewujudkan penegakan Hukum di negeri ini. Tetapi karena ulah dan kecorobohan para oknum di dalam tubuh kedua Institusi itu dan juga karena lemahnya management kelembagaan para Pimpinanya, menyebabkan kedua institusi yang semestinya meringankan tugas-tugas Bapak Presiden dibidang penegakan hukum, justeru malah membebani Bapak. Semestinya rakyat mulai melihat kerja-kerja konkrit tim Bapak dalam mewujudkan janji semasa kampanye dulu. Tetapi kayaknya kondisi menghendaki lain. Kami sangat prihatin dengan kondisi Bapak. Kami juga ingin agar Bapak tidak terlalu menanggung beban berat atas masalah penegakan hukum di negeri ini. Oleh sebab itu, kami sarankan agar Bapak Presiden mencopot kedua pejabat masing-masing Kapolri dan Kejagung dan mencarikan pengganti yang lebih baik dan terbaik untuk tugas-tugas kelembagaan. Masih banyak putera-puteri negeri ini yang terbaik di dua lembaga ini. Oleh sebab itu, demi rakyat, Bapak jangan takut dan kwatir mencopot mereka dari jabatanya yang ada sekarang. Semua ini demi Bapak yang memiliki tujuan mulia, mensejahterakan rakyat, mendamaikan negeri, mengamankan bangsa. Wassalam.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.