getting time...

32 Penumpang KRL Tewas Sia-Sia di Depok

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Rabu, 11 November 2009 02:00 wib

DEPOK - Kereta Rel Listrik (KRL) komuter Jakarta Bogor merupakan salah satu transportasi massal andalan para pegawai yang bekerja di Jakarta setiap harinya.

Tetapi, tak jarang para penumpang KRL justru menjadi korban kelalaian atau berdesak-desakan dan terjatuh dari kereta. Depok, menjadi salah satu kota yang dilintasi KRL setiap hari dan terdapat 5 stasiun kereta yaitu Citayam, Depok Lama, Depok Baru, Pondok Cina, dan Universitas Indonesia (UI).

Data kepolisian di Depok menyebutkan sedikitnya 32 orang tewas dan lima lainnya luka-luka karena bersenggolan dengan kereta api di sepanjang jalur kereta api wilayah Depok di sepanjang tahun 2009.

Kanitlantas Polsek Pancoran Mas AKP Pramono mengatakan, di wilayahnya yang dilintasi Stasiun Citayam, Depok Lama, dan Depok Baru, sebanyak 12 orang tewas dan tiga lainnya luka-luka dengan penyebab terbanyak terserempet saat menyeberang lintasan rel dan terjatuh. "Petugas seringkali dikabari adanya kecelakaan akibat kereta api," katanya di Polsek Pancoran Mas, Selasa (10/11/09).

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Beji yang dilalui stasiun Pondok Cina dan UI, 20 orang tewas dan dua lain luka-luka. Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Beji, Aiptu Sugito mengatakan, para korban tewas umumnya akibat kelalaian atau terserempet saat menyeberang dan terjatuh dari atap kereta.

"Penyebab korban jatuh dari atap gerbong kereta lantaran licin kena air hujan, mereka kebanyakan tidak mengindahkan larangan naik di atap gerbong. Larangan itu kewenangan satpam stasiun," tegas Sugito.


(ram)

  • NANANG » 0 Tanggapan
    INALILLAHI WA INNA LILLAHI ROJIUN
    Beri Tanggapan Laporkan
  • h.totok sugiyanto » 0 Tanggapan
    menurut kepercayaan,kucing nyawanya rangkap 7, sedankan menurut keyakinan mereka yg tewas, nyawa mereka rangkap 9. Tapi nyatanya mati juga kan kalau jatuh . keserempet atau ketabrak kereta ??? Udah tau kereta, koq dilawan....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.