getting time...

5 Oknum Polisi Keroyok Sopir hingga Kritis

Nur Rahmatika Adriyati - Okezone
Rabu, 11 November 2009 09:49 wib

SENTANI - Lima oknum aparat dari Polres Jayapura yang berpakaian preman mengeroyok seorang sopir truk bernama Wenli Rompas hingga kritis. Kejadian ini terjadi di kawasan Hawai-Sentani, Selasa 10 November lalu.

Kejadian ini berawal saat korban mengangkut pasir di ruas jalan Hawai-Sentani. Secara mendadak, mobil yang berjalan di depannya berhenti dan mengakibatkan tabrakan beruntun. Sementara itu, di belakang truk ada satu mobil yang dikendarai lima polisi berpakaian preman yang juga ikut menabrak.

Tanpa banyak bertanya, kelima polisi itu turun dari mobilnya dan langsung menghajar korban. Sopir malang itu sempat berusaha melarikan diri namun tak berhasil karena salah seorang oknum tersebut menodong pistol ke arah korban. Korban pun menjadi bulan-bulanan dan ditinggalkan begitu saja dengan keadaan tak sadarkan diri.

Korban akhirnya ditolong warga setempat dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Dok II Jayapura dengan luka cukup serius. Korban  menderita luka robek dibagian bibir dalam dan luar sepanjang tujuh sentimeter. Rahang kanan dan tulang lehernya juga patah. Saat ini korban masih mendapatkan perawatan yang intensif.

Sementara itu, Kapolda Papua Brigjen Bekto Suprapto saat dikonfirmasi lewat telepon genggamnya mengaku belum mendapat laporan dari Polres Jayapura. Namun, kata dia, jika itu benar kejadiannya maka akan diambil tindakan tegas terhadap oknum anggota yang telah melanggar hukum.
(teb)

  • erick fitriana » 0 Tanggapan
    saya menghormati intansi polisi, tp saya sangat benci dengan para oknum2 polisi. saya kecewa dengan kejadian ini, ternyata oknum polisi ini sngat kejam, dan tidak memiliki rasa kasian trhadap korban..! maunya apa sih polisi tersebut sampai memukuli korban ..!! "Tunggu sja ajab datang buat para pelaku pemukulan "
    Beri Tanggapan Laporkan
  • henia » 0 Tanggapan
    kebejatan apalagi yg dilakukan oknum kepolisian kita?bukannya mengayomi masyarakat,malah bikin resah aja...gak da bedanya ma preman! ck...ck...ck...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anggono » 0 Tanggapan
    dasar mbahnya preman dan maling....kerjanya kalo g pungli d
    Beri Tanggapan Laporkan
  • agus » 0 Tanggapan
    Polisi beraninya cuma lawan rakyat yg lemah itupun keroyokan,dasar banci & pengecut
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bezo » 0 Tanggapan
    awal2 pak Da'i Kapolri, saya sopir taxi, dpt penumpang anggota Polri usai mengikuti apel hari Bhayangkara.sebelum start, saya beri ucapan selamat hari bhayangkara.pak polisi bilang:' terima kasih, nasib kamu sama dng nasib saya'. saya heran:'mana ada pak nasib sopir taxi sama dng polisi'? lantas pak polisi jewer kuping saya sambil:'maksud saya nasib korps mu dng korps saya' saya mulai berpikir, benar juga ya, tidak semua sopir president taxi nakal tapi citranya buruk, saya bilang: bisa didandani ngga pak? pak polisi bilang: 'bisa,asal dipegang oleh orang yg profesional, contoh mobil rusaknya kaya apa, kalau dikasih mekanik yang ahli INSYA ALLOH bisa jalan lagi". saya tanya: 'kapan itu pak? pak polisi jawab: WAALLOHUALAM.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.