getting time...

Empat Kasus Turunkan Popularitas SBY

Frida Astuti - Okezone
Kamis, 12 November 2009 06:20 wib
Presiden SBY (Foto: Daylife)
Presiden SBY (Foto: Daylife)

JAKARTA - Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jilid II baru berjalan satu bulan. Namun Presiden yang melanjutkan lima tahun pemerintahannya ini 'diganggu' sejumlah persoalan yang belakangan ramai diributkan orang.

Empat kasus di masyarakat tercatat menyeruak nyaris dalam waktu bersamaan. Mulai dari formasi Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang terkesan sebagai kabinet balas budi, hingga permintaan kenaikan gaji dari para menteri itu.

Selain itu, isu kenaikan tarif dasar listrik dan tarif tol juga berpengaruh pada pandangan masyarakat terhadap SBY.

"Dan yang paling berpengaruh yaitu kasus KPK dan Polri," ujar peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi saat berdiskusi dengan redaksi okezone, Kamis (12/11/2009).

Sejak timbulnya kasus KPK dan Polri, lanjut Burhanuddin, hasil survei tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum yang dilakukan SBY terus menurut turun.

SBY juga mengalami dilema dalam menyikapi kasus KPK dan Polri. Dia dianggap terlibat dalam proses penegakan hukum dan dinilai terlampau normatif karena terlalu lamban.

"Yang harus dilakukan SBY untuk mengembalikan kredibelitas adalah mencopot Kapori dan Kejagung, serta membuka kasus Century agar perhatian masyarakat terhadap kasus KPK dan Polri teralihkan," paparnya.(lam)


(ded)

  • uzan » 0 Tanggapan
    pak sby sampai dng detik ini saya melihat gak ada greget buat menyelesaikan masalah ini, terkesan lamban sampai sampai terbentuk opini dalam diri saya bahwa bpk ikut serta dalam rekaya kiminalitas terhadap KPK, tapi saya tetep yakin bpk gak ikut2an dlm kasus ini, mungkin karena bpk berasal dari birokrat jadi dalam setiap pengambilan keputusan slu banyak pertimbangan, terlihat dari bgmana pemerintah merespon masalah, mulai dari lumpur lapindo yg dulu , bank century, sampai pertikain cicak VS buaya ini.... just do it tolong respon dng cepat , pembentukan tim 8 akan terasa sia sia jika pak sby tdk merespon rekomendasi yg di ajukan tim 8, seolah pembentukan tim 8 hanyalah sekedar tameng bahwa pemerintah masih tanggap terhadap kasus cicak Vs buaya ini
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rano » 0 Tanggapan
    Mohon pak SBY di tuntaskan dulu mslh hukum ini, spy kinerga bapak dan para pembatunya juga berjalan baik kedepan, jadi hrsnya bapak lebih tanggap dari pada publik yg sudah semakin miskin kepercayaan trhd hukum di indonesia...ayo pak lanjutkan nya mana ???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gebes » 0 Tanggapan
    gw jg g suka sby. baguslah klo popularitasnya mkn turun, makin cepat makin bagus. biar kliatan bodoh partai demokrat sombong ini. kyk marzuki ali, dl santun..skrng jd ketua dpr kliatan asli nya. marah2 melulu utk beking sby. gw disuruh partai gw aja milih dia. bwt gw partai lbh tau 'jeroan' keputusan yg diambil utk kader2nya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • begy » 0 Tanggapan
    brp lama pupularitas akan bertahan kl didapat dr proses pencitraan bkn dr sebuah hasil prestasi sendiri? ketika dapat ujian tdk mampu menyelesaikan nya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Bujang Kiray » 0 Tanggapan
    Pada kenyataannya popularitas yudoyono hanya sebatas popularitas semu, krn di-populer2kan oleh antara lain si keparat muhtadi.bima, denny, chudori, malanungging dan genknya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.