KUDUS - Pemimpin aliran Sabda Kusuma, Kusmanto Sujono alias Raden Sabda Kusuma, menyangkal seluruh tuduhan yang menyatakan dia telah mengajarkan aliran sesat kepada orang lain. Dia juga membantah telah menerbitkan buku yang berisi syahadat ma'rifat di mana dirinya mengaku sebagai Rasul Allah SWT.
"Tidak benar itu semua. Saya masih waras. Tidak mungkin mengeluarkan buku ajaran seperti itu apalagi mengaku sebagai rasul," kata Sabda Kusuma saat memberikan klarifikasi di Kantor Depag Kudus, Kamis (12/11/2009).
Meski demikian, Sabda Kusuma mengakui sebagian isi dari Lempiran Syahadat Ma'rifat, salah satunya tentang silsilah dirinya yang menjelaskan sebagai keturunan Sunan Gunung Jati. "Saya mengakui silsilah itu, karena saya keturunan Sunan Gunung Jati dari romo saya Raden Sumawinata," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Sabda Kusuma juga diminta menandatangani dua surat pernyataan bermaterai. Pertama, pernyataan jika dia tidak mengeluarkan buku syahadat ma'rifat. Selain itu, pernyataan bahwa Sabda Kusuma benar-benar masih merupakan keturunan Sunan Gunung Jati.
Kasi Pendidikan Agama Islam dan Pemberdayaan Masyarakat (Penamas) Kantor Depag Kudus Suhadi mengatakan, pihaknya menghormati bantahan yang disampaikan Sabda Kusuma. Dalam permasalahan ini, Depag hanya memiliki kewenangan untuk meneliti kemungkinan adanya ajaran yang menyimpang. Jika ada aqidah yang tidak benar tentu akan diluruskan. (Sundoyo Hardi/Koran SI/teb)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan