o1 o2

Nusantara


Pemimpin Aliran Sabda Kusuma Bantah Sesat

Jum'at, 13 November 2009 - 03:01 wib
text TEXT SIZE :  
Share

KUDUS - Pemimpin aliran Sabda Kusuma, Kusmanto Sujono alias Raden Sabda Kusuma, menyangkal seluruh tuduhan yang menyatakan dia telah mengajarkan aliran sesat kepada orang lain. Dia juga membantah telah menerbitkan buku yang berisi syahadat ma'rifat di mana dirinya mengaku sebagai Rasul Allah SWT.

"Tidak benar itu semua. Saya masih waras. Tidak mungkin mengeluarkan buku ajaran seperti itu apalagi mengaku sebagai rasul," kata Sabda Kusuma saat memberikan klarifikasi di Kantor Depag Kudus, Kamis (12/11/2009).

Meski demikian, Sabda Kusuma mengakui sebagian isi dari Lempiran Syahadat Ma'rifat, salah satunya tentang silsilah dirinya yang menjelaskan sebagai keturunan Sunan Gunung Jati. "Saya mengakui silsilah itu, karena saya keturunan Sunan Gunung Jati dari romo saya Raden Sumawinata," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Sabda Kusuma juga diminta menandatangani dua surat pernyataan bermaterai. Pertama, pernyataan jika dia tidak mengeluarkan buku syahadat ma'rifat. Selain itu, pernyataan bahwa Sabda Kusuma benar-benar masih merupakan keturunan Sunan Gunung Jati.

Kasi Pendidikan Agama Islam dan Pemberdayaan Masyarakat (Penamas) Kantor Depag Kudus Suhadi mengatakan, pihaknya menghormati bantahan yang disampaikan Sabda Kusuma. Dalam permasalahan ini, Depag hanya memiliki kewenangan untuk meneliti kemungkinan adanya ajaran yang menyimpang. Jika ada aqidah yang tidak benar tentu akan diluruskan.
(Sundoyo Hardi/Koran SI/teb)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 03:03 wib

    Polisi Selidiki Ledakan Genset RSU Pirngadi

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:03 wib

    Pelaku Penembak Polisi Tidak Sendirian

  • Selasa, 09 Februari 2010 22:18 wib

    Parah.. Bapak di Berebes Perkosa Tiga Anaknya

  • Selasa, 09 Februari 2010 21:02 wib

    Berkabung Gempa, Imlek di Padang Tanpa Barongsai

  • Selasa, 09 Februari 2010 20:17 wib

    Motif Penembakan Anggota Polisi Diduga Dendam

  • o3 o4