getting time...

Latah, Menkum HAM Buka Kotak Pos Aduan Pungli

Ferdinan - Okezone
Sabtu, 14 November 2009 16:36 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI

KARAWANG - Ibarat prajurit yang selalu mengikuti petunjuk sang komandan, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar berencana membuat kotak pos di seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia. Kotak pos ini dibuat untuk menampung aduan pengunjung lapas soal adanya pungutan liar.

"Depkumham akan membuka kotak pos di seluruh perkantoran (wilayah Depkumham), termasuk Lapas," kata Patrialis di Karawang, Sabtu (14/11/2009).

Menurut dia, kotak itu akan dibuka seminggu sekali oleh Kalapas bersangkutan. "Nanti diserahkan ke Kanwil baru diteruskan ke pusat," sambungnya.
 
Menkum HAM berkomitmen memberantas pungutan liar. Salah satu caranya selain dengan kotak aduan, juga melalui peningkatan tunjangan para sipir. "Kalau kita ingin menghilangkan pungutan, maka tunjungan sipir itu harus ditingkatkan, "sambungnya.
 
Sebelumnya, strategi kotak pos ini juga dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY ingin masyarakat berpartisipasi dalam memberantas mafia hukum di Indonesia.
(kem)

  • sodik » 0 Tanggapan
    tanya aja pak sama orang2 dipercaya bapak, yang pernah di penjara ada pungli gak di lapas.....??? atau susupkan orang ke lapas untuk besuk.... ada pungli gak....??? begitu aja ko repot....!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • udah basi » 0 Tanggapan
    tanpa membuka kotak pun udah jelas kalo pejabat disana pake runangan ber AC dan maling ayam mati digebukin dan disodomi dipenjara. Kalo hanya beginian anak SD juga tau pak patrialis AKBAR, coba ngobrol dengan tetangga pak.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mahyudi » 0 Tanggapan
    koreksi : surat dari kotak pengaduan yg ada di LP khususnya di LP Banceuy Jabar, kunci kotak dan kotak dibuka oleh LBH Jabar dan sdh ada MOU, jd tdk bnr jika surat dibuka oleh Kalapas dan kemudian diserahkan ke Kanwil....(staf Div.Pas Kanwil Jabar)
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ANDYSUI » 0 Tanggapan
    Jangan hanya buka kotak pos saja,yang penting melakukan tindakan nyata !
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mulyono » 0 Tanggapan
    tebar pesona aja bos,birokrasinya kepanjangan
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.