TEGAL - Tragis! Dua orang pengendara sepeda motor tewas seketika setelah ditabrak Kereta Api (KA) Argo Muria di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (14/11/2009).
Korban tewas, masing-masing Prayito (20), warga Desa Pecangakan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, dan korban lainnya berjenis kelamin perempuan namun belum diketahui identitasnya.
Kondisi kedua korban mengenaskan, sementara sepeda motor Honda Supra Fit G 3900 PP ringsek. Hingga sore ini, jenazah ke dua korban masih disemayamkan di Rumah Sakit Islam Harapan Anda, Tegal.
Peristiwa tragis ini bermula saat kedua korban yang berboncengan melaju dari arah utara melewati perlintasan double track. Sebelum melintasi rel di jalur utara mereka sudah berhenti, karena melihat ada KA Fajar Utama yang melaju kencang dari timur (Semarang).
Namun korban diduga tidak mengetahui kedatangan KA Argo Muria tujuan Surabaya-Jakarta yang juga melaju kencang dari arah barat (Jakarta). KA bernomor 152 itu melintas di track selatan. Akibatnya, tabrakan tak bisa dihindari.
Kedua tubuh korban terlempar ke sawah sejauh 70 meter dari lokasi kejadian, sementara sepeda motor terseret sejauh sekitar 200 meter.
"Kami sudah meneriaki awas ada kereta. Tapi, mungkin mereka tidak dengar dan terus berjalan hingga tertabrak KA," kata Sunarto (62), saksi di lokasi kejadian.
Kasatlantas Polresta Tegal AKP AA Sukreta mengatakan, berdasarkan penyelidikan di lapangan, kecelakaan terjadi karena korban diduga kurang waspada saat melintasi jalur rel. "Korban kurang berhati-hati, padahal sudah diteriaki warga untuk tidak menyeberang karena ada KA lagi dari barat," katanya.(Kastolani/Koran SI/ded)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan