Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Keluhkan Bau Gas dari Ruko Ateng

Yuni Herlina Sinambela , Jurnalis-Minggu, 15 November 2009 |13:27 WIB
Warga Keluhkan Bau Gas dari Ruko Ateng
A
A
A

JAKARTA - Usaha gas elpiji yang digeluti Ateng bersama istrinya Siti dan dua orang putranya dirintis sejak tahun 1990. Namun suami-istri tersebut akhirya tewas dalam peristiwa ledakan gas yang disusul kebakaran di rukonya, Jumat lalu.

Warga yang bermukim di dekat ruko milik Ateng pun mengaku terganggu dengan bunyi dan bau menyengat yang berasal dari ruko yang menjual gas elpiji tersebut.

"Warga sih ngeluh bau gas gitu," kata Waty (30) yang rumah kontrakannya berada di sebelah ruko Ateng, Minggu (15/11/2009).

Menurut pengakuan warga sekitar, tidak hanya bau gas yang timbul dari ruko Ateng, tapi juga bunyi gas yang membisingkan telinga. "Enggak ngerti deh, tapi bau gas dan bunyi sering menggangu warga sekitar," Keluhnya.

Sebagaimana diberitakan, kediaman Arianto-Siti yang menjadi agen gas elpiji tiba-tiba meledak. Akibat ledakan ini, Arianto dan Siti tewas, serta anaknya Suyanto yang meninggal di rumah sakit kerena mengalami luka bakar parah. Selain itu, tiga warga yang tengah melintas yakni Jubaida, Suyanto, dan Sri Samiati terluka.

Selain itu, tiga rumah yang berada di belakang dan samping kediaman Arianto ikut roboh akibat ledakan ini. Sementara satu rumah yang berada di depan kediaman, harus kehilangan atapnya, dan kaca-kaca pecah.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement