tragedi sukhoi

Indonesia Punya Vaksin Flu Babi Tahun Depan

Amir Tejo - Okezone
Senin, 16 November 2009 17:54 wib

SURABAYA - Penyebaran virus H1N1 penyebab flu babi akan bisa diminimalkan. Pemerintah menargetkan, hingga November 2010 mendatang sudah dapat memproduksi sendiri vaksin penyakit mematikan ini.

Untuk merealisasikannya, pemerintah sudah menginvestasikan tak kurang dari Rp1,3 triliun untuk kerjasama penelitian antara Bio Farma dengan Laboratorium Bio safety Level 3 milik Universitas Airlangga Surabaya.

Jika program ini berjalan sesuai rencana, Bio Farma diperkirakan dapat memproduksi sekira 20 juta dosis per tahun.

"Kapasitas produksi itu merupakan sepersepuluh dari penduduk Indonesia. Sehingga belum bisa semua penduduk Indnesia divaksin," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih usai mendampingi Wakil Presiden Boediono dalam peluncuran seed vaksin H1N1 baru dan H5N1, di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (16/11/2009).

Endang menambahkan, karena kapasitas produksi yang dimiliki Bio Farma masih terbatas, maka pendistribusian vaksin ini baru akan diprioritaskan untuk kelompok masyarakat tertentu.

"Vaksin ini untuk sementara hanya didistribusikan terbatas pada kelompok-kelompok prioritas. Nanti ada tim advisory group yang akan menetapkan kelompok-kelompok mana saja yang harus mendapat vaksin H1N1 baru," ujar Endang.

Sementara untuk vaksin flu burung, pemerintah menargetkan baru bisa memproduksinya sekira 2011 hingga 2012. "Ini penelitian berjenjang. Untuk sementara H1N1 dulu," kata Kepala Proyek BSL 3 Unair, Chairul Anwar Nidom.
(ded)