JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea Cukai Tanjung Balai Karimun menggagalkan penyelundupan pengiriman bahan peledak, pagi tadi pukul 07.00 WIB. Bahan peledak tersebut ditaksir memiliki berat 75 ton.
"Bahan peledak berupa ammonium nitrat dibungkus ke dalam karung berukur 25 kilogram sebanyak 3.000 bungkus," kata Humas Bea Cukai Tanjung Priok R Evi Suhartantyo saat dikonfirmasi okezone di Jakarta, Rabu (18/11/2009).
Penangkapan tersebut dilakukan saat petugas Bea Cukai berpatroli di Perairan Natuna. "Patroli menangkap Kapal Motor Fungka Sejahtera yang berisi 17 orang," tandasnya.
Kapal tersebut melakukan perjalanan dari Malaysia menuju Sulawesi. "Kapal yang menangkap BC 20003 dibantu dengan BC 8005," tuturnya.
Suhartantyo mengaku belum mengetahui apakah barang tersebut milik mereka atau hanya sebagai pembawa. "Mereka mengaku hanya sebagai pembawa, tapi sampai saat ini kita masih melakukan pemeriksaan," tukasnya.(kem)
(mbs)