getting time...

Mati Lampu, Menakertrans 'Orasi' Pakai Megaphone

Amir Tejo - Okezone
Rabu, 18 November 2009 01:29 wib

SURABAYA - Pemadaman listrik bergilir ternyata tak pandang bulu. Bukan hanya masyarakat biasa yang merasakan, seorang menteri pun terpaksa berpidato mirip buruh atau mahasiswa yang tengah berdemo, gara-gara listrik mati.

Insiden ini dialami oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, saat melepas para transmigran di Dermaga Jamrud, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (17/11/2009).

Semula situasi normal-normal saja, namun saat Dirjen Pembinaan Penyiapan Permukiman dan Penempatan Transmigrasi memberikan laporan, tiba-tiba saja lampu dan pendingin udara mati.

Pemadaman ini berlanjut hingga giliran Muhaimin memberikan sambutan. Sejumlah panitia terlihat kerepotan mengatasi persoalan pengeras suara, padahal pajabat negara akan segera memberikan piwejang, alias sambutan.

Beruntung, ada seorang polisi dari Polres KP3 Tanjung Perak yang mempunyai ide cerdas, menggunakan megaphone untuk pengeras suara. "Mohon izin," kata bintara itu kepada forum.

Tak pelak, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini pun memberikan sambutan dengan bantuan pengeras suara dari megaphone.

Konidisi ini sedikit kontras dengan meriahnya penyambutan kedatangan pria yang akrab disapa Cak Imin ini. Pengawalan ketat sudah terasa sejak dari Jalan Perak Barat Surabaya, sekira lima kilometer dari lokasi.

Lusinan polisi dan Unit K9 serta polisi militer Angkatan Laut juga sudah berjaga di ruang tunggu pelabuhan yang sudah disulap menjadi ruang pertemuan.
(fit)