getting time...

Megawati: Saya Prihatin dengan Penegakan Hukum

Frida Astuti - Okezone
Jum'at, 20 November 2009 10:49 wib

JAKARTA - Berlarut-larutnya kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah serta menggelindingnya kasus skandal Century, turut menuai reaksi dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

"Sebagai pemimpin partai, saya juga prihatin terhadap proses penegakan hukum yang semrawut. Sampai sekarang belum ada keputusan yang jelas dari pemerintah," ujar Mega dalam rakernas PDIP di Kantor DPP PDIP, Lenteng  Agung, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2009).

Mengenai kasus Bibit dan Chandra, menurut Mega prosesnya sangat lambat. "Bila kita melihat falsafah dari pemerintahan, seharusnya lembaga ini mendapat ketegasan. Kalo seperti ini masyarakat jadi terus menunggu," jelasnya.

Sementara itu terkait kasus Century, Mega mengaku mendukung hak angket yang menjadi hak fungsional DPR. "Seluruh fraksi mempunyai hak untuk itu. Namun PDIP melihat situasional secara perbankan, tidak hanya Bank Century. Perbankan di Indonesia harus punya pengawasan yang ketat," jelasnya.

Fraksi PDIP, lanjut Mega, mempergunakan hak itu untuk mempertanyakan hal itu.

Bagaimana dengan fraksi DPR yang tidak mendukung hak angket? "Itu adalah hak DPR melalui fraksi, saya selaku Ketua Umum PDIP hanya menjalankan sesuai aturan partai saya," pungkasnya.
(ded)

  • EDOY » 0 Tanggapan
    Saya juga prihatin, Anda ga kasih kesempatan sama yang muda2 untuk pimpin PDIP, kasihan...????
    Beri Tanggapan Laporkan
  • aris » 0 Tanggapan
    Polri & BI harus direformasi total tugas & tanggung jawabnya; tidak boleh diberi wewenang yg besar lagi krn terbukti menyalah-gunakannya. Pengawasan bank tidak boleh lagi ada di BI krn sdh beberapa kali terjadi kasus. Ibu Mega kalau terpilih lagi, jd lah presiden yg mendengar suara rakyat banyak. Jgn lupa itu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gisell » 0 Tanggapan
    bu mega udh dech lo cm isa protes za. dolo u jd presiden za ngk becus, u hny pinter kritik org aja. klu kalah jd presiden udh lah. harus bantu, jgn kritik aja pinter, liat suami u wktu pidato byk salah kritik tu.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.