getting time...

Istana Klarifikasi Kalimat 'Jangan Paksa Saya'

Frida Astuti - Okezone
Sabtu, 21 November 2009 11:48 wib
SBY menerima rekomendasi tim 8 (Foto: Daylife)
SBY menerima rekomendasi tim 8 (Foto: Daylife)

JAKARTA - Pernyataan Presiden "Jangan Paksa Saya" yang dikutip sejumlah media beberapa waktu lalu mendapat respons dari pihak Istana. Dijelaskan pernyataan tersebut, sedikit mengalami distorsi kontekstual.

"Konteks aslinya yaitu, jangan paksa saya (Presiden) untuk melakukan di luar kewenangan saya," ungkap staf ahli Presiden bidang hukum Denny Indrayana dalam diskusi Polemik Trijaya FM bertema Pasca-Rekomendasi Tim 8 di Warung Daun, Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu (21/11/2009).

Sehingga pernyataan SBY di atas dari aspek hukum menyiratkan pesan bahwa Presiden tidak bisa melakukan intervensi. Kecuali dalam hal pemberian grasi, amnesti, abolisi, rehabilitasi.

"Kalau dari sisi administrasi negara boleh," terangnya.

Denny kembali menegaskan Presiden hanya ingin menyampaikan bahwa dirinya tidak boleh melakukan campur tangan di ranah hukum dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

"Namun dalam konteks tata negara seperti menggeser kapolri dan lain sebagainya, Presiden boleh," tutupnya.(ful)


(mbs)

  • RIKO » 0 Tanggapan
    BODOH ITU BUKAN HANYA MILIK ORANG GA SEKOLAH TP PROFESOR, DOKTORPUN TIDAK SEDIKIT YG BUDOH KARENA KEKOTORANNYA SERING MENDISTORSI PERNYATAAN PIHAK YG DIA TDK SENANGI...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • telomania » 0 Tanggapan
    Capek....tunggu saja action-nya...kalau tidak ada...ya sama saja bo'ong....!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kun widanarko » 0 Tanggapan
    pak sby kok seperti orang bingung, ayo bertindak dong waktu berjalan terus nih. kalo anda tidak mau mengapa-apa buat apa bentuk tim 8???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Diro » 0 Tanggapan
    Dah kamisosolen dech, makane gak usah kakean Pidato langsung action. Dikit2 ralat, ralat koq dikit. Diklarifikasipun udah percuma, udah kadung ditelan ama rakyat. Mungkin itu suara hati SBY yg tidak disadari akhirnya keluar juga. Kenapa harus Senin, cari hari baik udah basi Kang Beye
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dodi es em » 0 Tanggapan
    itulah kenapa pak sby nggak mengganti kapolri dan jakgung utk periode KIB 2, semata agar beliau2 mempertanggungjwbkan dl apa yg belum diselesaikannya, soalnya nanti akan berimbas pd pejabat yg baru.....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.