getting time...

Kasus Bibit-Chandra Momentum Sikat Markus

Frida Astuti - Okezone
Sabtu, 21 November 2009 12:22 wib
Dewi Keadilan (Foto: www.primaironline.com)
Dewi Keadilan (Foto: www.primaironline.com)

JAKARTA - Dibalik kisruh antara Polri dan KPK dalam kaitan dengan kasus hukum Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, terdapat hikmah besar bagi rakyat Indonesia. Yaitu munculnya momentum reformasi aparat penegak hukum.

Demikian diungkapkan anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat dalam diskusi Polemik Trijaya FM bertema Pasca-Rekomendasi Tim 8 di Warung Daun, Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu (21/11/2009).

"Kasus Bibit-Chandra dapat menjadi titik tolak untuk mereformasi aparat penegak hukum," ujarnya.

Tak hanya para aparat penegak hukum, momentum ini juga bisa dimanfaatkan untuk mereformasi lembaga peradilan dengan para mafia kasusnya yang semakin merajalela. Begitu pula dengan para pengacara hitam yang masih bebas berkeliaran.

"Saya melihat harapan masyarakat akan ini. Kita harus mendorong SBY agar lebih baik dari lima tahun yang lalu," pungkas dia.


(ful)

  • ajo zitto » 0 Tanggapan
    Momentum itu sdh lewat,pak !!! Momentum itu ada sewaktu kasus cicak + buaya sdh bergulir!!! SBY menyikapi laporan dari Tim 8, yg telah jelas menggambarkan carut marut peradilan di Indonesia. Sayangnya, momentum itu dilewati SBY dgn pidato yg mengecewakan seluruh elemen masyarakat. Seharusnya momentum itu dijadikan AWAL untuk pemberantasan KORUPSI sampai ke akar-akarnya, sampai institusi masyarakat yg seluas-luasnya. Skrg " Nasi sdh menjadi bubur ",.. Yaaa,terima nasib lah....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gandrung ilmu » 0 Tanggapan
    Selain momentum sikat markus dalam jangka pendek juga momentum pembenahan sistem organisasinya dalam jangka panjang. Rekruitmen, remunerasi, biaya operasional penanganan kasus harus diperbaiki secara fundamental!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • subeno » 0 Tanggapan
    saya kadang "malu" menjadi warganegara Indonesia, namun setelah membaca penelitian Kuntjaraningrat bhw 13 sifat orang Indonesia "jelek", saya sadar. dan saya masih berharap suatu saat saya bangga jd orang Indonesia karena semua warganya termasuk pemimpinnya semua "amanah", "jujur", "adil" TIDAK "gila harta & gila duniawi". mungkinkah ?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.