getting time...

Kapolri Sembunyikan Bukti dari Tim 8?

Frida Astuti - Okezone
Sabtu, 21 November 2009 13:18 wib
Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. (Foto: www.komisikepolisiannasional.com)
Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. (Foto: www.komisikepolisiannasional.com)

JAKARTA - Penjelasan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso dan jajarannya kepada Tim 8 terkait kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, rupanya belum memuaskan. Polri dianggap tidak terbuka dengan Tim 8.

"Kalau ada bukti yang belum hadir, itu karena bukan Tim 8 tidak mempunyai. Tapi karena di keep, tidak di-disclose oleh kepolisian. Pilihan kenapa untuk tidak membukanya, ada pada polisi," kata Staff ahli Presiden bidang hukum Denny Indrayana dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Jalan Pakubuwono, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (21/11/2009).

Hal tersebut terlihat Denny, ketika Kapolri mengklarifikasi kasus Bibit-Samad kepada Tim 8 beberapa waktu lalu. Menurutnya, dalam klarifikasi tersebut seakan-akan ada missing link yang disembunyikan. Seharusnya, kata Denny, Kapolri membuka hal itu.

"Saya membaca dari pernyataan Kapolri (bukti/missing link) itu seakan-akan ada. Itu harus (nya) tetap di buka," ujar Denny.

Namun Denny tidak mengetahuinya apa yang disembunyikan Kapolri dari Tim 8. Hanya Kapolri dan jajarannya lah yang mengetahui hal tersebut.
(hri)

  • oon » 0 Tanggapan
    gitu aja koq repot
    Beri Tanggapan Laporkan
  • titania devi caty » 0 Tanggapan
    yaaaaaaaaaaaaa paya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • aermas » 0 Tanggapan
    Jenderal, Tim 8 itu dibentuk oleh Presiden / pimpinanmu maksudnya untuk membuat kasusnya bisa menjadi terang benderang. Kalau kemudian ada yang disembunyikan itu maksudnya apa ? Malah makin membuat terang benderang posisi anda ada disudut yang mempersulit dalam upaya penegakan hukum kasus ini. Bagaimana sih ini ......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Fajri » 0 Tanggapan
    Di negara mana pun Bukti yang tidak bisa diperlihatkan dipengadilan namanya bukti yang tidak ada.... kalau semua orang ngomong seperti kapolri ya semua orang bisa bohong toh...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gandrung ilmu » 0 Tanggapan
    Kalau pernyataan Deny benar, maka bisa dianggap Polri meremehkan tim 8 dengan menyembunyikan bukti dalam kaitannya dengan missing link. Kalau polri meremehkan tim8 berarti juga meremehkan presiden?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.