getting time...

Bahasa Tubuh SBY Ingin Kasus Bibit-Chandra Lanjut

Minggu, 22 November 2009 21:12 wib
daylife
daylife

JAKARTA - Menkominfo Tifatul Sembiring melihat gelagat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin agar kasus Bibit-Chandra berlanjut ke pengadilan, karena apabila disetop maka Anggoro Widjojo dan Anggodo bakal lolos dari jerat hukum.

"Saya membaca gerak tubuhnya Presiden, kalau seandainya distop, tapi belum tahu ya, putusannya bagaimana, itu Anggoro dan Anggodo akan hilang begitu saja, karena mereka masih terkait dengan kasus ini. Jadi agar jelas semuanya bawa ke pengadilan. Itu kalau saya boleh menerjemahkan bahasa tubuh Presiden," ujar Tifatul di Istana Negara, Minggu (22/11/2009) malam.

Dalam konteks ini, Tifatul menegaskan tidak melihat SBY dalam posisi terdesak atau mencoba berkelit. Tidak langsung diresponsnya rekomendasi Tim Delapan karena Presiden ingin memastikan langkah yang diambil tak melanggar hukum.

"Presiden on the track, Presiden ingin memastikan langkah yang diambil tak melanggar hukum. Itu yang berkali-kali dijelaskan di depan saya, ini adalah proses hukum berlangsung sebagaimana adanya," ungkap dia
(Farid Rusdi/Trijaya/ful)

  • jibril » 0 Tanggapan
    kasus Pak Bibit dan Chandra disetop bukan berarti Anggoro dan Anggodo beserta kroni2-nya bebas...kalau demit-nya ga dikasuskan berarti negeri ini adalah negeri "demit"
    Beri Tanggapan Laporkan
  • MYSBY » 0 Tanggapan
    mudaha mudahan Pak SBY dilindungi dan diberikan kekuatan saat mengambil keputusan.....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.