JAKARTA - Pidato yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait tanggapan atas rekomendasi kasus Bibit-Chandra masih belum jelas. Karena itu, kuasa hukum Bibit-Chandra, Taufik Basari masih bingung untuk memberikan tanggapan.
"Satu catatan apa yang disampaikan presiden kita belum dapat poin sama sekali. saya juga kebingungan," kata Taufik Basari di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (23/11/2009).
Taufik juga belum memahami apa keputusan yang diambil presiden dalam kasus tersebut. Namun, Tobas sapaan akrab Taufik Basari menangkap ada sinyal dari presiden. "Tapi itu belum dapat kita pegang sama sekali," ujarnya.
Senada dengan Tobas, Alexander Lay kuasa hukum Chandra yang lain, mengaku belum menangkap poin utama dalam pidato presiden.
"Memang beliau (presiden) menginginkan perkara dihentikan. Tapi, solusi yang ditawarkan belum jelas. Jadi posisi kami masih bingung aja," jelas Alexander.
(ahm)