BANDUNG - Dua buah granat aktif masing-masing seberat 3 kg ditemukan di sekitar Jembatan Rancamanyar, Jalan Bojong Sayang, Kampung Penclut, Kelurahan Rancamanyar, Baleendah, Kabupaten Bandung.
Granat tersebut ditemukan sekira pukul 07.00 WIB, Senin (23/11/2009) oleh seorang pekerja yang biasa membersihkan jembatan itu bernama Salim (24).
Menurut Salim, dirinya seperti biasa membersihkan jembatan tersebut, namun tiba-tiba melihat benda asing berbentuk bulat dua buah tak jauh dari pondasi jembatan. Lantaran penasaran, lalu benda tersebut diambilnya dan setelah diamati dari jarak dekat ternyata granat.
"Saya pikir itu granat mainan, tapi setelah dilihat-lihat dan berat karena terbuat dari besi dipastikan granat asli. Kalau granat mainan pasti ringan, karena bukan terbuat dari besi," paparnya di lokasi kejadian.
Terlebih dari ciri-cirinya memang mirip granat. "Bentuknya bulat seperti nanas, di bagian tengahnya ada garis kuning dan terlihat ada cincin yang masih menempel. Saya pikir granat itu ada yang buang karena tergeletak begitu saja, dan tidak tertimbun tanah," papar dia.
Selain itu, sambung Salim, pada salah satu benda itu tertulis angka 12, namun yang satunya lagi tidak ada. "Saya tak ngerti 12 itu kode atau apa," imbuhnya.
Berhubung benda yang ditemukannya itu granat yang berbahaya, Salim kemudian meletakannya kembali di tempat semula dan langsung melapor kepada aparat keamanan setempat, bernama Eman. Selanjutnya, Eman menghubungi Polsek Baleendah untuk melaporkan penemuan benda asing itu.
Sekira pukul 09.00 WIB, dua mobil patroli dari Polsek Baleendah dan Polres Bandung tiba di lokasi untuk mengamankan kedua benda berbahaya tersebut. "Saya sempat nanya ke petugas soal granat itu aktif atau tidak. Kata petugas masih aktif," ungkap Salim.
Namun penemuan granat tersebut tidak menyita perhatian masyakarat. Sebab, saat penemuan kondisi jalan masih sepi sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. Saat ini dua granat aktif tersebut berada di Polres Bandung untuk penyelidikan lebih lanjut.
(ram)