getting time...

Mega Jangan Dipilih Lagi

TB Ardi Januar - Okezone
Selasa, 24 November 2009 09:55 wib
Foto: Koran Seputar Indonesia
Foto: Koran Seputar Indonesia

JAKARTA - Dalam waktu dekat PDI Perjuangan akan menggelar pemilihan ketua umum baru melalui kongres. Nama Megawati Soekarnoputri dinilai masih memiliki kans besar untuk memimpin kembali partai moncong putih.

Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan, kemungkinan besar Mega terpilih kembali karena desakan arus bawah yang masih menginginkan Mega. Terlebih, mekanisme pemilihan yang diawali hasil konferensi cabang makin menguatkan peluang putri Bung Karno tersebut.

"Ada paranoid politik yang menghantui elit-elit PDI Perjuangan dari atas sampai bawah, bahwa seolah-olah hanya Mega yang mampu membesarkan PDI Perjuangan dan menyelamatkan partai dari perpecahan," ujar Burhan kepada okezone, Selasa (24/11/2009).

Aklibat pola pikir tersebut, lanjut Burhan, proses kaderisasi dan regenerasi partai dapat terhambat. Selain itu, peneliti senior Lembaga Survei Indonesia ini juga menilai bahwa nama Mega sulit dijual di pemilu 2014.

"Selain sudah tua, Mega juga kehilangan pamor di mata rakyat, terbukti dua pemilu terakhir PDI Perjuangan mengalami degradasi elektoral," tandasnya.

Selain itu, Mega juga pernah mengalami kekalahan beruntun dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dosen Universitas Paramadina ini mengatakan, jika PDI Perjuangan memaksakan Mega, itu ibarat menggali lubang sendiri. Karena bukan tidak mungkin, lanjut dia, PDI Perjuangan akan mengalami hattrick kekalahan.

"Kekalahan lalu harus menjadi kaca benggala bagi PDI Perjuangan untuk melakukan regenerasi politik. PDI Perjuangan pasti memiliki kader-kader berkualitas dan tak terkungkung dengan nostalgia lama yang meninabobokan partai," pungkasnya.
(teb)

  • adrian » 0 Tanggapan
    Mega itu ibarat Macan Ompong.. yg besar hanya aumannya... kasi yg muda aja bu... karena ibu gak punya kemampuan... ibu hanya berlindung dibalik figur soekarno....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Nova » 0 Tanggapan
    Megawati harus jeli belajar dari kekalahan kemarin masih syukur suara PDIP merosotnya ga gt tajam. Tapi kalau nanti masih ngotot jadi ketua PDIP bisa kalah telak jadi partai gurem
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Nova » 0 Tanggapan
    Megawati harus lengser, ketua percayakan pada Budiman. Contoh Demokrat, pilih Anas... Biarkan Anas dan Budiman lawan Ical di Pilpres Nanti...Plus Sri Mulyani, sebab 3 orang itu tak akan mau kompromi dengan Ical nantinya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • X3 » 0 Tanggapan
    Benar kalau PDIP nanti pemilu mengajukan nama MEGA lagi dijamin tidak akan menang dan bila mengajukan nama lain selain MEGA dan diterima masyarakat banyak maka saya mendukung SBY akan mendukung MEGA juga karena dulunya pendukung MEGA tapi karena kecewa terhadap kinerjanya saya pindah ke SBY dan saya akan mendukung kembali SBY bila tidak mengajukan MEGA kembali karena pasti kalah lagi
    Beri Tanggapan Laporkan
  • brama » 0 Tanggapan
    saya juga ngga mau milih ibu mega kok. kalian b2 sama aja. saya akan ikut pemilu kalo generasi tua (seperti kalian) itu pada uzur smua. jadi biar generasi muda yang akan menggantikan kalian. tp ingat...jangan kalian kotori moral kaum intelektual muda indonesia. menurut saya, ibu silahkan ikut pengajian di masjid aja buat merenungi ksalahan ibu & para pjabat lainya yang rakus dengan kekuasaan. siapa tau tuhan akan memberikan jalan yang lebih baik ktimbang kalian membodohi rakyat jelata
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.