Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

161 KK Masih Bertahan di Lokasi Longsor di Brebes

Kastolani , Jurnalis-Selasa, 24 November 2009 |22:26 WIB
161 KK Masih Bertahan di Lokasi Longsor di Brebes
ilustrasi.(foto: dok Nanang K/SI)
A
A
A

BREBES - Sebanyak 161 kepala keluarga (KK) korban longsor di Kecamatan Bantarkawung, Brebes, hingga kini masih bertahan di sekitar lokasi tanah longsor. Mereka berasal dari lima desa, yakni Desa Cinanas, Banjarsari, Telaga, Karangpari, dan Waru. Longsor susulan sewaktu-waktu bisa kembali mengancam keselamatan mereka karena lokasi tanah labil dan berada di kemiringan.

Mereka sebelumnya sudah masuk daftar warga yang direlokasi, namun rencana itu batal karena berdasar rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jateng menilai lokasi tanah yang ditempati mereka masih layak huni.

Kasi Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kesbangpol dan Linmas Pemkab Brebes, Mujahidin mengatakan jumlah KK yang diusulkan dari masing-masing desa untuk direlokasi semula berjumlah 275 KK. Namun, jumlah itu menyusut hanya 114 KK.

"Sesuai usulan desa ada 275 KK yang minta direlokasi. Tapi, hasil rekomendasi dari BMKG hanya 114 KK. Sisanya masih berada di lokasi bekas longsoran karena kondisi tanah dinilai masih layak huni," katanya, Selasa (24/11/2009) kemarin.

Meski demikian, pihaknya mengimbau warga yang masih berada di lokasi rawan longsor untuk tetap mewaspadai rekahan tanah yang bisa menyebabkan longsor susulan. Selain itu, memerhatikan arus sungai terutama saat turun hujan deras karena bisa menimbulkan banjir bandang.

 "Memasuki musim hujan ini warga harus tetap mewaspadai rekahan tanah, karena kondisi itu bisa mengakibatkan longsor,"ujarnya.

Terkait relokasi 114 KK, Mujahidin menegaskan relokasi tersebut tinggal menunggu proses pengadaan tanah. Pemkab sudah memberikan bantuan masing-masing sebesar Rp5juta per KK. Bantuan tersebut sudah termasuk untuk pembelian tanah yang diakomodasi pihak pemerintahan desa.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement