BANDUNG - Partai Golkar Jawa Barat mengutamakan putra daerah yang akan diajukan menjadi calon kepala daerah. Menurut Ketua DPD I Partai Golkar Jabar, Uu Rukmana, calon dari Golkar tidak diwajibkan berpendidikan tinggi, namun mengerti permasalahan daerah dan dekat dengan masyarakat.
"Harus yang memang berpihak pada masyarakat. Agar nantinya, masyarakat merasakan kepemimpinannya," kata Uu kepada wartawan di Gedung DPRD Jabar, Selasa (24/11/2009).
Menurut Uu, untuk mendongkrak suara agar bisa memenangkan pilkada, motor partai harus mulai bekerja keras sejak hari ini. Partai Golkar, katanya, merupakan partai besar yang sudah seharusnya duduk di dalam pemerintahan.
"Yang terpenting, jangan ada politik uang, calon harus jujur dan berhati mulia, punya visi dan misi serta program yang bisa membangun daerah. Misalnya di Kabupaten Bandung, calon harus punya strategi untuk menghentikan banjir di Cieunteung," kata Uu.
Uu menjelaskan, motor penggerak roda juga harus memperhitungkan data yang ada di daerah tersebut. Misalnya, kata dia, jumlah pemilih berdasarkan gender, pekerjaan, usia dan lainnya.
"Harus ada hitung-hitungan angka untuk menjadi acuan dalam mencalonkan individu. Harus ada antisipasi juga, dan secara realistis, kita tidak mengincar kursi kepala daerah, tapi diupayakan kita ada di kursi itu," tandas Uu.
(fit)