getting time...

Orangtua Sambut Baik Putusan MA Larang UN

Frida Astuti - Okezone
Rabu, 25 November 2009 16:04 wib

JAKARTA - Orangtua murid menyambut baik putusan Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi gugatan Ujian Nasional (UN) yang diajukan pemerintah. Dengan putusan ini, MA menilai UN cacat hukum dan pemerintah dilarang menyelenggarakannya.

"Kemenangan ini bukan hanya untuk saya. Saya hanya perantara, ini kemenangan anak didik. Buat semua anak-anak yang sudah menjadi korban UN," ujar Kristiono, orangtua murid pelopor pengaduan UN ke LBH dalam acara syukuran di kantor LBH Jakarta, Rabu (25/11/2009).

Dia mengatakan, meski prosesnya panjang yaitu sejak 2006-2009, perjuangannya bersama para korban UN selama ini tidak sia-sia. "Harapan saya supaya sistem pendidikan ini jangan sampai mengorbankan anak-anak. Sistem pendidikan harus dikembalikan seperti semula," pinta Kristiono.

Tutur dia, pada 2006 anaknya bernama Indah dinyatakan tidak lulus dari sekolahnya di Perkumpulan Sekolah Kristen Djakarta (PSKD)-7 Depok. "Saya lalu melaporkan ke LBH, karena merasa tidak adil," ucapnya.

Menurut Kristiono, anaknya tidak lulus hanya karena selisih nilai O,26 dari standar kelulusan UN 4,26. "Anak saya hanya mendapatkan nilai 4 pada mata pelajaran matematika, sedangkan untuk mata pelajaran lain nilainya cukup memuaskan," beber dia.

Padahal selama di sekolah, sambung dia, Indah tergolong murid berprestasi. Namun sangat disayangkan semua prestasinya sejak kelas 1 sampai kelas 3 tidak berarti apa-apa. Sebab, kelulusan hanya dinilai dari hasil UN. "Justru kenapa anak yang berprestasi malah tidak lulus. Anak saya juga sempat mau bunuh diri ketika dinyatakan tidak lulus," pungkas Kristiono.


(ram)

  • D Gusana G » 0 Tanggapan
    Keputusan MA seyogianya dihormati oleh pemerintah, krn UN berbahaya bg kelangsungan pendidikan secara umum jk dijadikan sebagai salah satu penentu kelulusan siswa. Krn dlm konsep ini tdk terdapat nilai-nilai moral, krn pendidikan yg hakiki adlh penanaman moral, bkn nilai/angka yg ditentukan 1-2 hari. Qt tlah melihat bagaimana gagalnya sistem pendidikan ini, jiwa2 generasi muda qt hy mengejar angka tnp memperhatikan moral dan kejujuran, bhkn sering kali berupaya dg berbagai mcm cara wlw harus berbuat licik dan manipulasi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • novrimahlinst » 0 Tanggapan
    saya sambut bangga krn ujian un tdk di laksanakan pd th depan smg para siswa lebih enak belajar nya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ret » 0 Tanggapan
    walaupun anak saya masih kelas 1 sd, saya setuju, sudah bagus sistem penilaian dulu sebelum sistem un ini , saya berharap dunia pendidikan indonesia maju dengan sistem yang baik tidak merugikan siswa,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Moh. Afan » 0 Tanggapan
    Putusan MA pada dasarnya memang perlu dikaji tentang larangan UN tetapi saya selbih sepakat kalau UN itu diserah pada lembaga pendidikannya masing-masing karena yang lebih tahu anak itu layak lulus dan tidaknya adalah lembaga itu sendiri
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bu Agus » 0 Tanggapan
    Terima kasih atas putusan MA berarti anak2 berkurang tingkat ke streeeeees an nya
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.