BANDUNG - Sedikitnya tiga mayat ditemukan terapung di Sungai Citarum Kecamatan Batujajar, dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Diperkirakan, mayat tersebut "kiriman" dari beberapa daerah yang terbawa arus Sungai Citarum, tepatnya di genangan Waduk Saguling.
Siang tadi, seorang pemuda bernama Kusnadi (18), ditemukan terapung di Sungai Cikapundung sekira pukul 13.00 WIB. Diduga, dia tewas setelah terpeleset dari perahu yang ditumpangi bersama teman-temannya di sekitar Kampung Blok Cimanglid, Cangkorah beberapa jam sebelumnya.
"Sepertinya pemuda ini tidak bisa berenang. Pasalnya dia tidak bisa menyelamatkan dirinya ketika terpeleset dari perahu yang ditumpangi bersama teman-temannya," jelas Kapolsek Batujajar AKP Turmawan, Jumat (27/11/2009).
Sebelumnya, seorang mayat pria tanpa identitas ditemukan terapung di Sungai Citarum, Kampung Galanggang, Batujajar. Mayat pria yang diperkirakan berusia sekira 35 tahun ini tersangkut pada salah satu jaring apung milik warga sekitar.
Diduga, pria tersebut merupakan korban pembunuhan. Pasalnya, setelah dilakukan identifikasi, petugas menemukan sedikitnya bekas 15 tusukan di sekujur tubuhnya. Masing-masing enam tusukan di sekitar kepala dan leher, dan sembilan luka tusukan di bagian dada dan punggung.
Pada Selasa 24 November lalu, warga juga menemukan mayat seorang wanita yang terapung di sekitar Kampung Salacau, Batujajar dengan kondisi tubuh membusuk. Berdasarkan identifikasi, mayat tersebut bernama Susilawati (33), warga Kampung Pintu Lama RT 05 RW. 07, Rancaekek Wetan, Kabupaten Bandung.
"Mayat ini diperkirakan telah mengapung di sepanjang aliran Sungai Citarum selama empat hari setelah terpeleset dan baru ditemukan di sekitar Batujajar," pungkas Turmawan. (teb)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan