JAKARTA - HIV/AIDS memang belum ditemukan obatnya. Namun upaya pemerintah untuk mencegah agar virus mematikan ini terus dilakukan, salah satunya dengan memberikan terapi Antiretrorival (ARV). Departemen Kesehatan mencatat Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang mengkonsumsi obat ini sebanyak 13.858 jiwa.
ARV diyakini dapat menekan replikasi HIV dan viral load. "Jumlah ODHA yang mengkonsumsi ARV tertinggi terdapat di DKI Jakarta yakni sebanyak 6.135 jiwa," papar Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Dirjen P2PL) Departemen Kesehatan , Tjandra Yoga Aditama melalui rilis yang diterima okezone, Sabtu (28/7/2009) malam.
Sedangkan Jawa Barat menempati posisi kedua dengan jumlah pengkonsumsi ARV sebanyak 1.724, Jawa Timur (1.145) , Bali (811), Jawa Tengah (436), Papua (433), Sumatera Utara (442), Kalimantan Barat (382), Kepulauan Riau (335), dan Sulawesi Selatan (314).
"Kematian ODHA menurun dari 46 persen pada tahun 2006 menjadi 17 persen pada tahun 2008. Sampai dengan September 2009, sebanyak 79 persen ODHA mengkonsumsi obat ini," tandasnya.(bul)
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.