SURABAYA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie meminta seluruh jajaran dan kader Golkar di setiap jenjang Partai harus mampu merangkul generasi muda sebagai salah satu tulang punggung pemenangan pemilu 2014 mendatang.
Demikian dikatakan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie saat menutup Musyawarah Daerah Partai Golkar Jawa Timur, di Surabaya, Minggu (29/11/2009).
"Saya minta seluruh kader Partai Golkar di mana pun berada harus mampu merangkul kalangan generasi muda sebagai kunci sukses kemenangan Partai Golkar dalam menghadapi Pemilu 2014 mendatang," kata Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie melalui Siaran Pers yang dikirim Wakil Sekjen Bidang Penggalangan Opini Lalu Mara Satriawangsa.
"Pada pemilu mendatang, jumlah pemilih pemula dari kalangan muda yang saat ini duduk di SMP maupun SMA jumlahnya sangat besar. Karena itu, kader Golkar harus mampu membuat program-program yang diinginkan dan digemari oleh kalangan muda kita," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Ical didampingi oleh Ketua Dewan Pertimbangan Akbar Tandjung, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa, Bali dan NTB, Syarif Cicip Sutardjo, dan Wakil Sekjen Titiek Soeharto.
Lebih lanjut dikatakan mantan Menko Kesra Kabinet Indonesia Bersati I itu, kalangan generasi muda masih menganggap Partai Golkar identik sebagai partai para orangtua. "Persepsi yang keliru itu harus kita ubah dengan cara menarik sebanyak-banyak kader dari kalangan muda. Kita harus bisa membuat kalangan muda nyaman bernaung di bawah pohon beringin," terang Ical.
"Partai Golkar harus bisa mengakomodasi aspirasi kalangan kaum muda, tentunya tetap disesuaikan dengan jati diri dan cita-cita Partai Golkar," lanjutnya.
Musda Partai Golkar Jawa timur diiikuti 38 DPD Partai Golkar tingkat Kabupaten/Kota se-Jatim, sepakat memilih Martono secara musyawarah dan mufakat (aklamasi) sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2009-2015. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Partai Golkar menyampaikan rasa gembiranya, bahwa sampai saat ini 18 provinsi sudah melaksanakan Musda, dan pemilihan pengurus hampir semuanya melalui musyawarah dan mufakat. "Hanya satu daerah yang pemilihan ketuanya dilakukan melalui pemungutan suara," ujarnya.
Di bagian lain dalam sambutannya, Ketua Umum Partai Golkar meminta kepada pengurus daerah di setiap jenjang untuk segera melaksanakan konsolidasi organisasi secara vertikal sampai tingkat desa. Selain konsolidasi vertikal, dia juga meminta pengurus tidak melupakan konsolidasi horisontal, seperti KPPG dan AMPG. "Kata kunci keberhasilan sebuah organisasi yang modern adalah kemampuan kita dalam melakukan konsolidasi organisasi," ucap Ical.
Selain konsolidasi vertikal dan horisontal, Ical juga meminta pengurus untuk segera melakukan kaderisasi sampai tingkat desa. "Targetnya, setiap desa kita harus bisa merekrut 125 kader, minimal 100 kader. Bila hal itu berjalan dengan baik, maka secara nasional kader Golkar akan mencapai 10 juta kader. Kalau saja satu kader bisa menarik tiga orang, maka total pemilih Partai Golkar pada Pemilu mendatang sebanyak 40 juta pemilih."
Dia optimistis, bila program konsolidasi dan kaderisasi dilakukan dengan baik Partai Golkar akan berhasil pada Pemilu 2014 mendatang.
Selain itu, Ical juga meminta pengurus Partai Golkar untuk menyusun program yang bertujuan pada meningkatkan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, peran sebuah partai politik tidak harus selalu mencari kekuasaan, tetapi lebih dari itu partai politik dituntut untuk mampu dan berguna bagi peningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Ini perubahan yang dibawa dalam cara berpikir Golkar ke depan bahwa partai akan berguna di masyarakat kalau dia betul-betul memperhatikan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. "Rakyat harus melihat pergerakan yang dilakukan Partai Golkar dalam hal memperjuangkan kesejahteraan rakyat."
Dengan demikian, lanjutnya, citra Partai Golkar sebagai partai yang modern, terbuka yang merepresentasikan suara rakyat, terbangun dengan sendirinya. "Saya tegaskan kembali, bahwa suara rakyat adalah suara Golkar. Demikian sebaliknya, suara Golkar adalah suara rakyat yang sesungguhnya," pungkas Ical.
Selain menutup Musda Partai Golkar Jawa Timur, Aburizal Bakrie hari ini juga dijadwalkan akan menutup Musda Partai Golkar Jawa Tengah di Semarang, dan membuka Musda Partai Golkar Jawa Barat di Bandung. (mbs)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan