DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Depok menyebar ribuan jarum suntik ke 27 puskesmas di 11 kecamatan sepanjang tahun 2009. Pembagian jarum suntik tersebut dilakukan untuk mencegah penularan HIV/AIDS di Kota Depok, lantaran jarum suntik menjadi salah satu penyebab penularan AIDS di Depok.
Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Depok Ani Rubiani mengatakan, dari hasil survei yang dilakukan bersama lembaga swadaya masyarakat (LSM) diketahui sebagian besar penderita HIV/AIDS tertular melalui media jarum suntik, terutama oleh para pengguna narkoba.
"Kami menyebarnya di sejumlah puskesmas untuk mencegah penularan yang lebih luas, karena penggunaan jarum suntik secara bersama-sama," katanya kepada wartawan, Selasa (1/12/2009).
Ani mengungkapkan, tahun ini jumlah penderita AIDS di kota Depok bertambah satu orang, sehingga total penderita HIV/AIDS di Kota Depok sejak tahun 2000 berjumlah 138 orang.Â
"Kami terima laporannya dari RS Simpangan Depok," tuturnya.
Ani menambahkan, dari 138 penderita HIV/AIDS, sebagian besar terindikasi berada di Kecamatan Kemiri Muka dan Sukmajaya. Sebelumnya, kata Ani, Dinkes juga menerima laporan adanya lima warga Kota Depok teridentifikasi mengidap HIV/AIDS tahun ini.
"Dari lima warga tersebut, tiga di antaranya positif mengidap AIDS. Sementara dua lainnya teridentifikasi HIV positif. Â Tapi setelah diidentifikasi ternyata pasien lama," jelasnya.
Ironisnya, meskipun sudah teridintifikasi HIV positif, para penderita tersebut masih bebas berkeliaran. Pasalnya, para pasien tidak langsung dirawat atau dikarantina di rumah sakit.Â
"Memang seperti itu, pasien HIV tidak dirawat. Kedatangan mereka ke rumah sakit tersebut, bukan untuk merawat HIV mereka, tapi mereka berobat penyakit lainnya," tandasnya.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.