Relawan NU Bagi-Bagi Kondom di Jalur Pantura

Rabu, 2 Desember 2009 04:41 wib

TEGAL - Relawan dari PC Fatayat NU Kabupaten Tegal membagikan ratusan kondom atau alat kontrasepsi di sejumlah kawasan prostitusi yang tersebar di jalur Pantura Kabupaten Tegal, Selasa (1/12/2009).

Selain kondom, mereka juga memasang spanduk, pamflet dan poster peringatan bahaya HIV/AIDS di beberapa titik sepanjang jalur nasional itu. Upaya itu dalam rangka memeringati hari AIDS se-dunia diperingati setiap 1 Desember.

Ketua PC Fatayat NU Nurkhasanah mengatakan total ada 500 boks kondom yang dibagikan kepada para pekerja seks (PSK) dan sopir truk.

"Sasaran kami adalah orang yang punya risiko tinggi (risti) tertular penyakit HIV/AIDS," katanya.

Menurut dia, penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tegal selama enam tahun terakhir, yakni mulai 2003 hingga September 2009, tercatat sebanyak 68 orang. Jumlah itu masih bisa bertambah karena ada beberapa relawan dari lembaga lain yang melakukan pendampingan dan penelitian HIV/AIDS.

"Data yang kami miliki sementara ini ada 68 orang yang positif mengidap HIV/AIDS. Sementara Dinkes mencatat ada 92 penderita," jelasnya.

Menurutnya, poster dan pamflet sebanyak 200 lembar itu dipasang di beberapa titik strategis, seperti di sekitar panti pijat, lokalisasi, SPBU Peleman dan pangkalan truk Maribaya, Kramat. Daerah tersebut selama ini dikenal sebagai tempat penularan HIV/AIDS, karena banyak aktifitas seksual.

"Maribaya merupakan daerah yang banyak tempat prostitusinya," katanya.
(Kastolani/Koran SI/hri)

  • indonesia » 0 Tanggapan
    dasar kiyai nganggur ngapain lo kasih supir lo aje yang pake, mang lo ikut mangkal di warkop???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bambangpramono » 0 Tanggapan
    kondom koq dibagi-bagi to yo, itu kan artinya melegitimasi prostitusi dan perselingkuhan. mendingan tutup itu lokalisasi dan sejenisnya bangun pabrik disitu, pekerjakan bekas penghuninya....... kalau kondomnya masih banyak isi dengan air minuman rasa apa saja taruh di freezer bikin es dayut lalu jual.. hasilnya kita kasih orang miskin.. dengan begitu kondom akan lebih bermakna.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Racil » 0 Tanggapan
    Sesungguhnyalah niat baik tidak selamanya akan diterima dengan baik, karena meskipun rambut kepala sama hitamnya isinya berbeda satu dengan yang lain. Tapi ehm ... pemikiran mbak2 fatayat tsb memang sangat realistis dan terlalu jauh kedepan sih...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • hainur » 0 Tanggapan
    kita harus mencari kejelasan dulu, apa iya NU, fatayat NU bagi2 kondom ke psk dan sopir2 truk, ngga' masuk akal-lah,... alias ngga mungkin. mari coba kita luruskan bersama berita ini. dari mana asal usulnya, mudah2an tidak demikian kejadiannya....., emangnya suami para fatayah hidung belang semua apa? yang bener saja....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • udinmas » 0 Tanggapan
    YG BAGI2 KONDOM FATAYAT NU TEGAL ,tdk mewakili seluruh ranting ditegal 95 persen gak setuju tp ttp jalan aja tuh ketuanya emang terlalu..buat yg nyebut dirinya ''orang islam'' dan ''anti libral'' hati2 bicara jngn sok tau dan sok suci sesungguhnya hanya allah yg berhak menyandang semua itu.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.