BANDUNG - Proses penyelidikan kasus pengobatan massal kaki gajah yang menewaskan delapan warga Kabupaten Bandung terkendala hasil pemeriksaan sampel obat kaki gajah di laboratorium kriminal (Labkrim) Mabes Polri dan laboratorium ITB.
Menurut Kapolres Bandung, AKBP Imran Yunus, sampai saat ini, hasil pemeriksaan sampel obat tersebut masih belum turun.
"Kami sampai saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan sampel (obat) dari labkrim dan laboratorium ITB," kata Imran kepada wartawan, Rabu (2/12/2009).
Imran menambahkan, pihaknya sudah beberapa kali meminta hasil pemeriksaan tersebut, tapi hingga saat ini masih belum turun.
"Kami sudah berkali-kali meminta hasil laboratorim, tapi belum turun.Kita sudah susul ke sana (ITB dan Labkrim), tapi tetap masih belum turun," ujar Imran.
Lebih jauh, Imran menambahkan, kasus tersebut masih akan terus berlanjut. Bahkan kemungkinan, kata dia, jumlah saksi akan bertambah.
Sampai saat ini, kata dia, Polres Bandung sudah memeriksa 10 saksi, termasuk dari Dinas kesehatan Kabupaten Bandung.
(fit)