getting time...

Isu Pocong, Ratusan Warga Bogor Meronda

Kamis, 3 Desember 2009 07:37 wib
Ilustrasi hantu pocong. (Foto: denalit.files.wordpress.com)
Ilustrasi hantu pocong. (Foto: denalit.files.wordpress.com)

BOGOR - Meski para ulama sudah mengimbau agar tidak terprovokasi terhadap isu pocong keliling, namun warga Dramaga, Bogor, tidak menggubrisnya. Bahkan tadi malam ratusan warga berbagai daerah di Bogor, semakin meningkatkan ronda malamnya.

Terkait meningkatnya isu soal pocong keliling atau poling, warga di berbagai daerah ini melakukan penyisiran. Warga beranggapan poling merupakan akal-akalan maling yang menggunakan kostum pocong.

Masyarakat di lingkungan Dramaga Tengah tadi malam, Kamis (3/12/2009), bahkan hingga menurunkan sekira 100 kepala keluarga untuk melakukan penyisiran. Mereka terbagi dalam kelompok-kelompok kecil.

Lucunya warga pun tidak mau kalah dengan Poling yang mereka anggap maling. Mereka menyaingi Poling dengan berkostum pocong juga.

Menurut Ketua RW Dramaga Tengah, Wawan, kostum pocong ini untuk menunjukkan bahwa warga sama sekali tidak takut dengan isu gaib tersebut.
 
Pantauan di lokasi, sejumlah pemuda yang ikut meronda sesekali memburu bayangan mencurigakan yang berkelebat di antara pohon atau kebun-kebun warga. Namun hingga menjelang subuh, ronda warga tidak menghasilkan apapun.

Isu pocong selama satu bulan ini memang telah meresahkan warga Dramaga. Bahkan sempat terjadi, maling yang menggunakan kostum pocong tersebut berhasil menggondol satu unit televisi milik warga, dan berhasil kabur. Karena warga yang menjadi korban merasa ketakutan dengan kostum pocong tersebut.

Warga Dramaga sendiri, tidak mempercayai perihal peredaran video berisi rekaman gambar pocong dan tuyul yang tersebar di internet dan handphone belakangan ini. Menurut warga video-video tersebut hanya rekayasa belaka.

Wawan sebagai Ketua RW setempat berjanji akan terus meningkatkan ronda seperti ini, agar masyarakatnya, khususnya kaum ibu rumah tangga dan anak-anak bisa aman dan nyaman.
(Endang Gunawan/Global/hri)

  • Meldison » 0 Tanggapan
    Dari keberadaan masyarakat sejak jaman dahulu kebudayaan dinusantara ini memang sangatlah beragam ini merupakan budaya nenek moyang kita, ada yang baik dan ada yang buruk, sangat menakjubkan kita kalau didata menjadi aset bangsa yang patut, tidak ditiru dan ada yang bisa ditiru okeee.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • deni dan ade » 0 Tanggapan
    emng bner ada poling di bogor sampe ke depok wele2 tar ke rumah gw lagi zzz jng sampe..... menurut ulama itu mahluk gaib dan itu orang jadi2 an ok ok thk...^^ thk....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ito » 0 Tanggapan
    Poling tuh sebenrnya "Pocong Keliling" atau "Pocong Maling" sih? ? ? ?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ardi » 0 Tanggapan
    tak perlu di tanggapi,kerjaan,orang iseng......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • joen » 0 Tanggapan
    pocong bingung balik,hbs nonton layar tancap film 2012,
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.