getting time...

Ekonomi Tak Pengaruh Nonaktifnya Boediono & Ani

Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone
Kamis, 3 Desember 2009 12:47 wib
(Foto: Koran SI)
(Foto: Koran SI)

JAKARTA - Mantan Ketua MPR Amien Rais meminta dua pejabat yang terlibat dalam kasus Bank Century, yaitu Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Amien menilai jika mereka nonaktif, tidak akan mempengaruhi kebijakan perekonomian negara.

"Ada dua pejabat yang terlibat dalam masalah ini, yakni Boediono dan Sri Mulyani. Kedua orang ini turun dulu bukan mengundurkan diri. Nonaktif dulu," kata Ketua MPP Partai Amanat Nasional itu usai rapat tertutup dengan FPAN di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2009).

Dia menilai, peran Wapres saat ini tidak terlalu dibutuhkan mutlak, sementara Menkeu itu ada wakilnya.

"Saya rasa roda perekonomian tetap berjalan (kalau mereka nonaktif). Kalau sudah nonaktif, lantas buka kasusnya dan telusuri dan dilacak. Boediono dan Sri Mulyani jadi beban berat bagi SBY," ungkapnya.

Dia menilai nonaktifnya Boediono dan Sri Mulyani paling tidak dapat meredam situasi yang panas ini. "Ibarat temperatur, dari 41 derajat celsius turun menjadi 37,5. Masih demam-demam," tuturnya.

Saat ini, Amien melakukan rapat tertutup dengan anggota Fraksi PAN. Dalam pertemuan itu Amien meminta anggota DPR dari PAN yang akan duduk di panitia angket dapat menahan godaan dan suap.
(ton)

  • rendy » 0 Tanggapan
    Pak Amin sebaiknya jgn mengeluarkan pendapat biarkan proses hak angket berjalan.Anda adalah seorang Ulama yg besar jgn karna century anda dikucilkan..belum terbukti bersalah org disuruh mundur kasihan Pak Wapres beliau adalah pilihan rakyat langsung,anda sering mengatas namakan rakyat sy tdk merasa diwakili,jd rakyat yg mana????? Kalau anda mewakili Rakyat Kenapa anda tidak dipilih rakyat?Mohon maaf apabila ada kata2 saya menyinggung.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sudana, ngh » 0 Tanggapan
    ..benar bang, kebijakan ekonomi tidak akan berubah bila kedua petinggi itu non-aktif, karena itu sudah memiliki maket yang sudah jelas. Tapi yang ditakutkan justru adalah diluar masalah kebijakan ekonomi. Jadi sangat berlebihan bila korang nomor dua dinegeri ini harus non-aktif dulu. Bagaimana proses ketatanegaraan selanjutnya, apakah presiden harus tanpa wakil?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • federer » 0 Tanggapan
    Iya bener Mr. Amin...nanti juga ujung2nya para Panitia Angket disuap udah diem..seribu bahasa...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.