Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kompak Sebut Pidato SBY Penuh Ancaman

Hariyanto Kurniawan , Jurnalis-Sabtu, 05 Desember 2009 |15:18 WIB
Kompak Sebut Pidato SBY Penuh Ancaman
A
A
A

JAKARTA - Tudingan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap Gerakan 9 Desember mendatang, sebagai gerakan yang akan melakukan kerusuhan dan makar, merupakan prasangka buruk dan mengancam.

"Jadi tuduhan SBY tentang penunggangan dan makar itu, inkonstitusional, paranoid, dan penuh nada ancaman," ujar Koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (Kompak) Fadjroel Rachman kepada okezone, Sabtu (5/12/2009).

Menurutnya, jika Presiden dan jajaran pemerintahannya merupakan pendukung antikorupsi, Kompak mengajak untuk bergabung dalam Gerakan 9 Desember atau Gerakan Antikorupsi Sedunia.

Sejak berdirinya, Kompak berprinsip melakukan gerakan sosial dan perubahan politik dengan jalan damai dan tanpa kekerasan, sesuai dengan prinsip Mahatma Gandhi.

"Slogan Kompak sangat terang benderang, 'Kalau bersih kenapa risih', dan 'Kalau tidak korup, kenapa takut'," tandas Fadroel.

Oleh karena itu sudah selayaknya Presiden meminta maaf secara terbuka kepada publik atas tuduhannya itu.

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement