getting time...

Aksi Hari Antikorupsi

FORMAPPI: Presiden Terlampau Panik

Ajat M Fajar - Okezone
Minggu, 6 Desember 2009 08:45 wib

JAKARTA- Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Sebastian Salang menilai pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal aksi peringatan hari antikorupsi 9 Desember mendatang sebagai bentuk kepanikan.

"Kelihatannya Presiden terlampau panik, mestinya Presiden memiliki komitmen untuk memberantas korupsi," ujar Sebastian kepada okezone, Sabtu, (5/12/2009) malam.

Menurut Sebastian, seharusnya aksi antikorupsi tersebut dapat dijadikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah yang memiliki komitmen dalam pemberantasan korupsi. "Mestinya ini menjadi dukungan bagi pemerintah dalam pemberantasan korupsi," ungkapnya.

Dia juga menilai Yudhoyono terlalu cepat bereaksi menilai adanya muatan politis yang menunggangi aksi hari antikorupsi sedunia itu. "Seharusnya Presiden bisa lebih matang lagi dalam menghimpun informasi," jelasnya. (frd)
(kem)

  • Marthen Y. Siwabessy » 0 Tanggapan
    Dalam usaha pemberantasan korupsi, mestinya justru pemerintah yang mengadakan acara Hari Anti Korupsi ini. Dan Presiden selaku pemimpin negara harus menyerukan bahwa Mulai Hari Ini Kita Menyatakan Perang Terhadap Korupsi... Bukannya panik ga jelas seperti ini...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anto » 0 Tanggapan
    seharusnya ini dipahami sbg angin segar utk terus memberantas korupsi, kalau ada penumpang gelap dlm aksi ini presiden cukup koordinasi dg aparat terkait, tdk perlu diungkap ke publik, orang awam jadi bertanya : statemen presiden ini mendukung pemberatnsan korupsi atau malah menghalangi...? hayo... pilih mana....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ajo zitto » 0 Tanggapan
    SBY = " Peragu + Penakut + Tkng Panik ".
    Beri Tanggapan Laporkan
  • indonesia » 0 Tanggapan
    jangan2 sby yang makan duit century
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.