getting time...

GIB Ajak Rakyat Peringati Hari Antikorupsi

Frida Astuti - Okezone
Senin, 7 Desember 2009 12:39 wib

JAKARTA - Perwakilan dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) telah menyerahkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa 9 Desember mendatang, ke Polda Metro Jaya. Mereka menyerukan seluruh rakyat Indonesia peringati hari Antikorupsi.

"Menyerukan secara nasional kepada seluruh rakyat Indonesia yang konsen terhadap pemberantasan korupsi agar bersama-sama kami memperingati hari Antikorupsi Sedunia," ujar koordinator aksi Adhie Massardi di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (7/12/2009).

Aksi ini, lanjutnya, akan didukung oleh sejumlah tokoh bangsa yang prihatin terhadap skandal Bank Century dan upaya-upaya untuk menutupinya. Menurutnya, skandal ini harus dibuka dengan kekuatan rakyat yang meminta kepada lembaga DPR dan KPK untuk sungguh-sungguh membongkar skandal itu.

"Saya kira presiden salah tangkap ya, takut pada rakyatnya sendiri. Presiden jangan takut, marilah bersama kami menentang korupsi, jadi bila merasa ada anggota pemerintahan yang melakukan korupsi kita meminta presiden untuk menonaktifkan. Dan yang paling utama yang terlibat dalam skandal Bank Century ini adalah Sri Mulyani dan Boediono," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mensinyalir aksi massa besar-besaran memperingati hari Antikorupsi yang jatuh pada 9 Desember itu akan dimanfaatkan kelompok tertentu untuk tujuan politis.

"Saya mendapatkan informasi, pada 9 Desember akan ada gerakan sosial. Sebagian betul-betul ingin memperingati Hari Antikorupsi. Tapi ada informasi yang saya dapatkan, motifnya bukan itu. Tapi motif politik yang tidak berkaitan dengan korupsi," kata Presiden SBY saat membuka rapat paripurna kabinet di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat 4 Desember lalu.
(lsi)

  • joko mukti » 0 Tanggapan
    Kalau dibilang aktifitas ini salah satu acara rakyat.Mengapa harus takut mari ikut semua dan "nikmati" acaranya.Makin besar rasa curiga dan berprasangka buruk makin tersiksa pula hidupnya.Anda masih nomor satu pilihan rakyat dan kalaupun terjadi sesuatu rakyat pasti melindungi SBY.Jas merah jangan sekali sekali melupakan sejarah rakyat memilih anda.Kecuali kalau memang proses pemilu kemarin lain.Jangan tidur sekalian.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.