BANYUMAS - Rumah Ahmad Komari (52) dan rumah anaknya di Desa Petarangan, Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas rata dengan tanah akibat terkena longsoran tanah. Bukit setinggi 7 meter yang berada di atas rumah Ahmad Komari longsor setelah didera hujan selama dua jam.
Beruntung Ahmad Komari dan anaknya sudah keluar rumah saat hujan tiba sehingga ia bisa selamat. Namun rumah miliknya sudah tidak berbentuk lagi. Tak kecuali rumah milik anak Ahmad Komari yang berada tepat disebelahnya.Â
Menurut Camat Kemranjen, Untung Sugiyanto, Senin (7/12/2009), pihaknya sudah mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap waspada di musim hujan tahun ini. Apalagi, saat ini ada puluhan rumah yang terancam longsor. Â
"Ada ratusan kepala keluarga dengan rumah sebanyak 42 yang terancam longsor, namun kami sudah mengimbau agar warga sementara mengungsi ke rumah sana saudara mereka," ujar Untung Sugiyanto, Camat Kemranjen.
Aparat TNI dan polisi dibantu warga hingga Senin sore masih membersihkan rumah korban tanah longsor. Sedangkan warga dan pemilik rumah hanya bisa mengais sisa-sisa barang yang dianggapnya masih berharga.
Sementara sejumlah warga yang rumahnya terancam langsung mengungsi ke rumah saudara mereka. Kasitar (28) misalnya, ia dan keluarganya terpaksa mengungsi karena rumahnya terancam kena longsoran.
"Saya dan keluarga terpaksa mengungsi di rumah adik saya hingga dinyatakan aman oleh pihak desa," ujar Kasitar, salah seorang warga yang mengungsi. Â
Â
Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat bencana tanah longsor ini, kerugian diperkirakan hingga puluhan juta rupiah. Pemerintah setempat mengimbau agar warga selalu waspada dimusim hujan ini karena kontur tanah di Kecamatan Kemranjen cukup labil.
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.